Senin , 30 November 2020

Komorbid Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Pasien Covid-19

22 Oktober 2020 09:42 WIB


Ilustrasi (Pixabay)

Solotrust.com - Pasien konfirmasi positif Covid-19 dengan komorbid atau penyakit bawaan menjadi kelompok rentan. Bahkan, komorbid menjadi penyebab terbanyak kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Herlin Ferliana, mejelaskan berdasarkan analisis, di Provinsi Jawa Timur sebanyak 95 persen pasien positif Covid-19 meninggal karena komorbid. Jenis penyakit bawaan di antaranya penyakit paru-paru dan jantung.



”Memang karena penyakit bawaan, ada yang sakit paru-paru dan diabetes, ini akan lebih sulit untuk recovery (pemulihan-red) kondisi kesehatan. Ini mejadi perhatian khusus untuk mereka yang komorbid, usahakan tidak sampai tertular,” kata Herlin Ferliana, saat konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Penyebab lain kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur adalah datang terlambat ke fasilitas kesehatan. Herlin Ferliana mengaku pihaknya sudah melakukan antisipasi semua pasien positif Covid-19 tanpa gejala bisa isolasi di rumah.

Selain itu, warga juga diminta untuk tidak keluar rumah jika tidak perlu, rajin cuci tangan pakai sabun, dan memakai masker. Terkait kesiapsiagaan, lanjut Herlin Ferliana, sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan selalu dipantau dan akan dilakukan penambahan jika diperlukan.

Insyaa Allah SDM kesehatan dan alat kesehatan aman di tiga bulan ini. Hal ini tidak jadi persoalan karena kami sudah menyiapkan 127 rumah sakit (RS), tapi kalau pada saat kondisinya berat, maka ada lima RS yang akan kami siapkan, yakni RSUD Dr Soetomo, RSUD Dr Saiful Anwar, RSAL dr Ramelan, RS Unair, RSUD Madiun,” urai Herlin Ferliana.

Sama halnya dengan kasus di Sulawesi Selatan, penyebab terbanyak kematian pasien Covid-19 adalah penyakit bawaan. Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan kasus kematian di wilayahnya hampir 97 persen diakibatkan komorbid.

”Dari Sulawesi Selatan, jumlah kematian mengalami penurunan hingga 2,6 persen. Kasus kematian karena komorbid hampir 97 persen. Komorbid ini yang memperberat kondisi pasien,” jelasnya.

Namun demikian, Muhammad Ichsan Mustari menjamin kesiapan fasilitas kesehatan dan SDM kesehatan untuk menangani pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menanggapi penyebab kematian pasien Covid-19 disebabkan berbagai faktor. Secara teoretis, ia menjelaskan penyebab kematian itu bisa disebabkan dari faktor agent, host, environment, dan pelayanan kesehatan.

Yulianto Prabowo mencontohkan agent dalam kasus ini adalah virus SARS-CoV-2. Pasien positif Covid-19 diakibatkan virus dapat dilakukan tata laksana isolasi mandiri dan menurutnya hampir seratus persen pasien sembuh.

Faktor lain berupa host atau penderita Covid-19 yang sudah lanjut usia (Lansia) dengan komorbid. Ini sangat mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap kematian.

”Maka dari itu di Jateng dilakukan skrining kelompok rentan, seperti ibu hamil dan Lansia dengan komorbid. Mereka yang jadi prioritas tes,” ucap Yulianto Prabowo, dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, kemkes.go.id.

Tak hanya itu, ia menilai alat-alat kesehatan pun bisa menjadi faktor penyebab kematian, seperti di antaranya ventilator. Menurutnya, tingkat kesembuhan dengan menggunakan ventilator rendah. Oleh karena itu, alternatif lain yang dilakukan dengan menggunakan High-Flow Nasal Cannula.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com