Rabu , 21 Oktober 2020

Haru, Suami Mandikan Jenazah Istri yang Meninggal Karena Covid-19

28 September 2020 16:17 WIB


Almarhumah Amirah Lahaya bersama Aruna anaknya. (dok. twitter)

Solotrust.com- Kehilangan seseorang yang dicintai untuk selama-lamanyanya tentu membuat hati terkadang menjadi sesak dan sesaat harapan yang jauh ke depan pun menjadi semakin gelap. Meski pun demikian, mau tidak mau seseorang yang kehilangan kekasih hatinya bisa harus merelakan hal tersebut terjadi dengan penuh keikhlasan.

Hal itulah yang terjadi pada pemilik akun twitter @ihsanjie dimana ia harus merelakan istrinya pulang terlebih dahulu ke pangkuan Sang Pencipta usai dinyatakan terkena virus corona.



Kisah mengharukan tersebut diunggah oleh Muhammad Ihsan Harahap Daeng Rate di akun twitternya pada Jumat (25/9/2020), dua hari setelah kepergian istri tercintanya.

"Bismillah ini hari kedua sejak istriku dimakamkan di Pemakaman khusus Covid di Macanda, Gowa, Sulawesi Selatan. Setelah pemakaman di malam itu, aku kembali lagi ke rumah isolasi mandiri. Seorang diri." cuit pemikik akun.

Si pemilik akun kemudian menceritakan tentang saat - saat dirinya harus kehilangan Amirah Lahayah istrinya.

Pemilik akun mengenang saat sang istri dirawat pada 18 September 2020 di RS non covid. Saat itu si istri minta ditemani nonton film Tenggelamnya Kapal Van Der Wick dimana adegan antara perpisahan Zainuddin dan Hayati ingin ditonton sang istri. Pemilik akun pun menuliskan jika adegan itu seakan pertanda akan berpisahnya mereka berdua.

Benar saja, sesaat kemudian si suami atau pemilik akun mendapatkan telepon dari dokter yang menyatakan bahwa hasil swab sang istri dinyatakan positif, sehingga harus dipindahkan ke rumah sakit yang khusus menangani covid. Saat berpindah rumah sakit, sang suami ikut mengantarnya di dalam ambulance dan itu rupanya merupakan pertemuan terakhir mereka.

Esok harinya dokter berkata bahwa si istri harus dipindahkan ke icu karena trombositnya terus menurun. Mau tidak mau, pemilik akun pun menuruti saran dokter. Meski pun berada di ICU dan tengah sakit, namun tidak lupa pada ulang tahun suaminya, si istrinpun mengucapkan selamat.

Hari berganti hari, ternyata keadaan si istri semakin memburuk hingga akhirnya ada telepon yang mengabarkan bahwa sang istri meninggal dunia. Atas wasiat permintaan istrinya, si pemilik akun pun turut serta memandikan jenasah sang istri dengan menggunakan pakaian APD dan mengantarnya hingga liang lahat.

"Selamat jalan istriku. Aku dan Aruna ikhlas menerima semuanya, seperti ajaranmu terhadapku semasa hidupnya yang cukup indah itu. Cintamu yang suci telah mengubah hidupku. Selamat jalan bidadari surgaku. Insya Allah engkau syahid karena berpulang oleh wabah. Sampai jumpa lagi di alam sana!" pungkas pemilik akin dalam salah satu cuitannya. (dd)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com