Rabu , 30 September 2020

Perkuat Pangan, ACT Solo Hadirkan Program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia

7 Juli 2020 17:35 WIB


Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo melalui program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) dengan memberikan bantuan pupuk dan obat-obatan pertanian kepada Gapoktan Ngudi Rahayu di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Selasa (07/07/2020)

SRAGEN, solotrust.com – Penguatan sektor pangan tak hanya dilakukan dalam bentuk pendistribusian bantuan kemanusiaan berupa sembako untuk masyarakat prasejahtera. Penguatan pangan juga penting untuk menyentuh para petani dan buruh tani.

Seperti dilakukan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo melalui program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) dengan memberikan bantuan berupa pupuk dan obat-obatan pertanian kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Ngudi Rahayu di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Selasa (07/07/2020).



Kepala Cabang ACT Solo, Septi Endrasmoro, menjelaskan program MPPI merupakan bentuk ikhtiar ACT Solo guna menyiapkan sektor pangan agar tetap produktif dan berkembang tanpa hambatan.

Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap sektor ekonomi yang semakin pincang. Program MPPI bertujuan menghambat bencana kemanusiaan dan kemiskinan agar tidak semakin membesar.

“Situasi normal yang baru akibat pandemi ini, semua masyarakat harus bisa berkontribusi agar regulasi peran sosial juga bisa menyeluruh untuk menyentuh masyarakat yang membutuhkan. ACT Solo dalam menyikapi ini berupaya untuk menghadirkan program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia menjadi solusi untuk perkuat sektor pangan dan sebagai dukungan kepada petani agar tetap meningkatkan hasil produktivitas pertanian,” paparnya dalam siaran pers.

Lebih lanjut Septi Endrasmoro menegaskan, hasil pertanian bisa mendukung lini program kemanusiaan ACT Solo seperti Operasi Pangan Gratis (OPG) dan Operasi Beras Gratis (OBG) yang berjalan sejak masa pandemi Covid-19 di wilayah Soloraya.

Ketua Gapoktan Ngudi Rahayu, Mutamim, menjelaskan program MPPI ACT Solo banyak membantu petani Desa Purworejo. Kebutuhan pupuk dan obat-obatan pertanian  jadi terpenuhi. Selama ini para petani cuma mengandalkan pupuk bersubsidi yang hanya terpenuhi sekira 40 persen dari kebutuhan.

“Semoga dengan bantuan yang diberikan ACT Solo para petani bisa mencapai tujuan akhir, yaitu panen yang berlimpah dan barokah. Nantinya hasil ini juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi program kemanusiaan ACT Solo,” harapnya.

Sementara bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam ekosistem kedermawanan untuk membantu masyarakat membutuhkan bisa bergabung lewat situs resmi solo.indonesiadermawan.id. Dengan begitu, semua bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat membutuhkan.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com