Selasa , 27 Oktober 2020

Makin Banyak Agensi K-Pop Patenkan Produknya, SM Entertainment Miliki Jumlah Paten Terbanyak

21 Maret 2020 04:33 WIB


Red Velvet dalam salah foto konsep album mereka. (Dok. SM Entertainment).


Solotrust.com - Semakin banyak agensi hiburan di Korea Selatan mematenkan grup-grup K-Pop mereka beserta produknya. Berdasarkan keterangan dari Korean Intellectual Property Office (KIPO) atau Kantor Kekayaan Intelektual Korea yang dikabarkan Donga Ilbo, per Juni 2019 sudah ada 4.794 paten yang dikeluarkan terkait grup K-Pop.



Paten terkait idol K-Pop sendiri pertama kali dikeluarkan tahun 1999 untuk girlgroup asal SM Entertainment, S.E.S.

Menurut kantor pemerintah yang menangani masalah kekayaan intelektual di Korea itu, agensi hiburan besar seperti SM Entertainment, JYP Entertainment dan Big Hit Entertainment menggunakan nama-nama grup besar mereka seperti EXO, TWICE dan BTS untuk memproduksi marchandise dengan nama anggota mereka.

"Nama seorang selebriti pernah dianggap hanya nama individu, tetapi sekarang itu adalah merek itu sendiri dan kekayaan intelektual dengan nilai tinggi," kata seorang pejabat dari KIPO.

Jumlah itu pun melonjak naik pada 2010, yangmana ada 389 paten yang dikeluarkan. Di tahun sebelumnya jumlah yang dikeluarkan sebanyak 125 paten. Jumlahnya kemudian terus meningkat sejak saat itu, mencapai 569 pada 2016, 541 pada 2017 dan 656 pada 2018.

Pada pertengahan 2019, KIPO mengeluarkan 340 paten, yangmana 197 dari SM Entertainment, 101 dari Big Hit Entertainment, 15 dari FNC Entertainment, 6 dari YG Entertainment, 10 dari JYP Entertainment dan 11 dari agensi lain.

Sementara itu, secara keseluruhan SM menjadi agensi dengan jumlah paten terbanyak, yakni 48,3 persen (2.314) dari total paten yang telah dikeluarkan KIPO. SM diikuti Big Hit Entertainment (657), FNC Entertainment (465), Jellyfish Entertainment (328), YG Entertainment (275) dan JYP Entertainment (147). 

Lebih lanjut, dikatakan bahwa di masa lalu, paten idola tertentu terbatas pada industri musik atau hiburan. Namun itu kini telah berkembang ke berbagai bidang seperti kosmetik, pakaian, aksesori atau makanan, mengikuti perluasan Hallyu atau gelombang Korea, dan peningkatan permintaan untuk merchandise terkait selebriti di kalangan penggemar. (Lin)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com