Rabu , 8 April 2020

Sejarah Valentine Day, Kisah Heroik Martir yang Jatuh Cinta

14 Februari 2020 15:05 WIB


Ilustrasi (Pixabay)

Solotrust.com - 14 Februari menjadi tanggal istimewa bagi sebagian orang yang biasanya dirayakan sebagai Valentine's Day alias hari kasih sayang. Pada momen ini orang saling mengungkapkan perasaan cinta, memberi cokelat hingga bertukar hadiah.

Valentine's Day meski sering dirayakan setiap tahun, namun tak sedikit orang tidak memahami makna atau pun sejarah dibaliknya. Nah untuk mengenal lebih jauh apa itu Valentine Day atau hari kasih sayang, berikut ulasan singkatnya dirangkum dari berbagai sumber.



Ada beragam versi terkait sejarah atau asal usul Valentine Day. Salah satu versi yang umum berkembang di masyarakat, perayaan Valentine's Day berawal dari seorang pendeta asal Roma di abad III Masehi bernama Santo Valentine.

Konon, Kaisar Claudius II melarang para pria menikah dengan alasan mereka harus ikut program wajib militer untuk dikirim perang. Santo Valentine yang tak sependapat dengan keputusan itu menentangnya dan mencoba mengambil langkah berani. Ia diam-diam menikahkan pasangan muda yang tengah jatuh cinta.

Tak disangka, tindakan Santo Valentine itu diketahui Kaisar Claudius II. Alhasil, St Valentine ditangkap dan dijebloskan ke penjara sebelum akhirnya dijatuhi hukuman mati. Dikisahkan, sebelum dieksekusi dirinya sempat menulis surat pada tanggal 14 Februari.

Surat itu berisi ucapan selamat tinggal kepada seorang gadis, putri dari kepala penjara yang telah membuatnya jatuh hati. "From your Valentine," demikian salam terakhir dari Santo Valentine kepada pujaan hatinya.

Mengenang jasa dan kecintaan Santo Valentine terhadap kekasih hatinya, di kemudian hari orang pun memperingati Hari Valentine sambil mengucapkan selamat Valentine setiap tanggal 14 Februari.

Dalam The Lovers Book, Kate Gribble menulis bahwa mengekspresikan cinta di kartu Valentine kali pertama dilakukan pada abad ke-15 oleh Charles, duke dari Orleans.

“Di Amerika, kartu Valentine kali pertama diproduksi secara massal awal 1850-an. Kartu ini merupakan hasil ciptaan seorang sarjana bernama Esther Howland,” tulis Kate Gribble. (and)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com