Selasa , 7 Juli 2020

Asyik! Masuk Taman Jurug Dapat Diskon, Ini Syaratnya

23 Januari 2020 00:15 WIB


Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ)

SOLO, solotrust.com - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) menawarkan potongan harga atau diskon untuk pengunjung. Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke lembaga konservasi itu.

Menurut Direktur Utama RSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santosa, target pengunjung TSTJ pada 2020 sebesar 764 ribu.



"Kami menawarkan diskon untuk menggaet pengunjung. Jumlah pengunjung TSTJ dari tahun ke tahun memang mengalami peningkatan, maka untuk target tahun ini cukup realistis. Salah satu upaya untuk merealisasikan target ya dengan diskon atau potongan harga itu," ujarnya, Rabu (22/01/2020).

Tahun sebelumnya, jumlah pengunjung TSTJ tercatat 563.300 orang. Bahkan, saat momen liburan tahun baru lalu jumlah pengunjung mencapai 24.612 orang.

"Kami optimistis mampu meraih target jumlah pengunjung tahun ini. Selain diskon, kami juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pelanggan KAI di seluruh Indonesia mendapatkan potongan harga 20 persen dengan menunjukkan tiket masuk kereta api. Itu berlaku untuk tiket kereta jenis dan kelas apapun serta tujuan manapun. Tinggal masuk TSTJ tunjukkan boarding pass kereta itu langsung diskon 20 persen,” imbuh Bimo.

TSTJ membidik segmen penumpang kereta api, mengingat jumlahnya sangat besar.

"Penumpang yang berangkat dari Stasiun Balapan dalam setahun saja mencapai angka 2 juta. Nah, dari situ setidaknya bisa terjaring minimal 75 ribu penumpang kereta untuk datang ke TSTJ," tukas Bimo.

Selain penumpang kereta, diskon juga diberikan kepada pengguna e-money Bank Mandiri. Mereka mendapatkan diskon 50 persen setiap transaksi pembelian tiket masuk TSTJ. Bahkan bagi masyarakat yang membeli tiket masuk TSTJ menggunakan aplikasi Link Aja cukup membayar Rp1.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo meminta manajemen TSTJ melakukan evaluasi diri. Terutama dalam masa memasuki usia ke-44 tahun, TSTJ dituntut menjadi perusahaan umum daerah yang bukan sekadar mengejar profit, namun juga menjadikan TSTJ sebagai wahana edukasi.

"Harapannya TSTJ tidak hanya menjadi kebanggan Solo, tapi juga untuk Jawa Tengah," pungkas Purnomo. (awa)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com