Selasa , 11 Agustus 2020

Mantan Paus Benediktus Tentang Usulan Pelonggaran Aturan Selibat bagi Pastor

13 Januari 2020 22:03 WIB


Paus Benediktus (R) yang telah pensiun pada 2013 silam, mengatakan dia tidak bisa tinggal diam atas perkara selibat (Sumber: BBC News / Reuters)

Solotrust.com - Mantan Paus Benediktus XVI menentang pelonggaran kewajiban selibat pastor di Gereja Katolik manakala Paus Fransiscus mempertimbangkan untuk pria yang telah menikah menjadi pastor.

Paus Benediktus membuat pembelaan tersebut dalam sebuah buku yang ditulis bersama Kardinal Robert Sarah. Buku itu terbit sebagai tanggapan atas pertimbangan untuk mengizinkan pria yang sudah menikah ditahbiskan sebagai pastordi wilayah Amazon.



Paus Benediktus yang pensiun pada 2013 mengatakan dia tidak bisa tinggal diam atas urusan ini. Dalam buku itu, Paus Benediktus mengatakan selibat, tradisi yang telah ada dalam gereja selama berabad-abad, memiliki "makna yang sangat besar" karena memungkinkan para pastor untuk fokus pada tugas-tugas mereka.

"Sepertinya tidak mungkin untuk mewujudkan kedua pekerjaan (kepastoran dan pernikahan) secara bersamaan," kata pria 92 tahun itu, dilansir dari BBC News, Senin (13/01/2020).

Sejatinya, jarang bagi Paus Benediktus, paus pertama yang mengundurkan diri dalam hampir 600 tahun untuk campur tangan dalam masalah-masalah kependetaan.

Sementara itu, Vatikan sendiri belum menanggapi buku tersebut yang sebagian isinya dimuat surat kabar Prancis Le Figaro sebelum diterbitkan utuh pada Senin (13/01/2020).

Para pengamat Vatikan merasa terkejut atas intervensi Benedictus, menilai bahwa yang ia sejatinya melakukan pelanggaran.

"Benediktus XVI sebenarnya tidak memecah kesunyiannya karena dia (dan rombongannya) tidak pernah merasa terikat dengan janji itu. Tetapi, ini adalah pelanggaran serius," ungkap sejarawan dan teolog Universitas Villanova, Massimo Faggioli lewat Twitter.

Komentar Paus Benediktus itu juga digambarkan sebagai hal "luar biasa" oleh Joshua McElwee, jurnalis National Catholic Reporter. Sebagai seorang teolog konservatif dengan pandangan tradisional tentang nilai-nilai Katolik, Paus Benediktus berjanji untuk tetap "tersembunyi dari dunia" ketika ia pensiun, dengan alasan kesehatan mulai memburuk. Namun sejak itu, ia telah memuat pandangannya dikenal dalam artikel, buku, dan wawancara, menganjurkan pendekatan berbeda untuk Paus Fransiscus yang dipandang lebih progresif. Saat ini, Paus Benediktus masih tinggal di dalam dinding Vatikan di bekas biara.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com