Minggu , 26 Januari 2020

Iran Akui Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

11 Januari 2020 15:33 WIB


Bangkai pesawat Ukraina International Airlines PS752 yang ditembak jatuh di dekat Bandara Imam Khomeini tak lama setelah lepas landas (Sumber: BBC)

Solotrust.com - Iran akhirnya merilis pernyataan resmi terkait jatuhnya pesawat Ukraina di wilayahnya. Negara itu mengaku "tak sengaja" menembak jatuh sebuah jet penumpang maskapai Ukraina hingga menewaskan 176 orang di dalamnya.

Melansir BBC, Sabtu (11/01/2020), hasil investigasi menunjukkan "rudal ditembakkan karena kesalahan manusia." Demikian pengakuan Presiden Hassan Rouhani. Pihaknya menyatakan kecelakaan itu sebagai "kesalahan tak termaafkan".



Menurut militer Iran, pesawat Ukraina terbang melintasi kawasan di sekitar markas Garda Revolusi Iran dan dikira sebagai pesawat musuh.

Iran sebelumnya menepis tudingan bahwa mereka bertanggung jawab atas kecelakaan itu.

Jatuhnya pesawat Ukraina International Airlines PS752, Rabu (08/01/2020) lalu, terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melakukan serangan rudal pada dua pangkalan udara yang menampung pasukan AS di Irak.

Serangan itu sebagai balasan atas pembunuhan komandan senior Iran Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tanpa awak AS di Baghdad pada 3 Januari 2020.

Iran awalnya membantah laporan bahwa salah satu misilnya telah menjatuhkan pesawat di dekat ibu kota, Teheran. Namun, tekanan dengan cepat meningkat setelah para pejabat intelijen Barat menunjukkan bukti atas keterlibatan Iran.

Pesawat Ukraina yang sedang dalam perjalanan ke Kyiv jatuh di dekat Bandara Imam Khomeini tak lama setelah lepas landas. Korban bukan saja penumpang berkewarganegaraan Iran, namun juga dari warga Negara Kanada, Swedia, Inggris, Afghanistan, dan Jerman.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com