Kamis , 21 November 2019

Astaga! Kecanduan Game Online, Mahasiswa Pintar Ini Meninggal

07 November 2019 10:23 WIB


Seorang mahasiswa diketemukan meninggal dunia di dalam kamarnya (Sumber: Facebook)

Solotrust.com -Hati-hati ketika bermain game online. Apabila kamu kecanduan game online hingga lupa waktu, bukan tidak mungkin nyawa bisa melayang karenanya.

Seperti yang terjadi pada seorang mahasiswa pintar di daerah Udon Thani Thailand. Ia diketemukan meninggal dunia akibat kecanduan game online. Berita ini viral setelah ayah dari mahasiswa itu menuliskannya dalam status Facebook belum lama ini.



Seperti dilansir World of Buzz, Kamis (07/11/22018), seorang mahasiswa 17 tahun ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah bermain game online. Dia ditemukan dalam kondisi berlutut di depan sebuah meja komputer.

Dugaan sementara dia terjatuh terlebih dahulu dari kursi sebelum akhirnya meninggal dunia. Menurut analisis dokter, mahasiswa itu terkena serangan jantung dan telah dinyatakan dalam keadaan meninggal dunia antara delapan hingga sepuluh jam dari waktu dirinya diketemukan orang lain.

Menurut informasi yang berkembang dan berhasil dikumpulkan, mahasiswa itu merupakan anak sulung di keluarganya. Ia juga dikenal memiliki nilai akademis sangat memuaskan di kampusnya.

Namun, kebergantungannya akan game online sedari kecil membuat dirinya menemui ajal lebih cepat daripada orang tuanya. Di kampusnya, mahasiswa yang meninggal itu mempunyai nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas rata-rata, yakni 3,7. Dirinya kuliah di sebuah kampus swasta dengan mengambil sertifikat vokasi.

Semenjak orang tuanya bercerai, ayahnya selalu perhatian kepada mahasiswa malang tersebut. Ayahnya selalu mengingatkan dirinya agar tidak selalu bermain game online dan menghabiskan waktunya di depan komputer untuk hal yang tidak berguna.

Namun begitu, larangan ayahnya acapkali selalu diabaikan hingga akhirnya kematianlah yang menjemput dirinya. Mengetahui kejadian malang yang menimpa anaknya, sang ayah begitu menyesal dan meratapinya.

“Untuk para orang tua supaya tidak membiarkan anak-anak kecanduan bermain game dan agar bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga,” tulis ayah tersebut di akun Facebooknya. (dd)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com