Jumat , 18 Oktober 2019

PMW, Strategi Kampus UNS Cetak Pengusaha Mumpuni

2 Agustus 2019 06:32 WIB


Pembina Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS, Dr Eddy Tri Haryanto. (dok. Istimewa)

SOLO, solotrust.com – Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) menjadi strategi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mencetak pengusaha mumpuni agar mampu berkontribusi bagi perekonomian Indonesia. Tahun ini, penerimaan jumlah mahasiswa peserta PMW ditingkatkan dari tahun lalu.

Baca: Selamat, 3.189 Peserta Lolos Seleksi Mandiri UNS



Pembina Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS, Dr Eddy Tri Haryanto mengatakan, peminat mahasiswa untuk mengikuti PMW relatif tinggi. Tahun 2018 kemarin, sekitar 400-an mahasiswa mendaftar untuk mengikuti PMW.

“Tahun 2018 kemarin saja, sebanyak 87 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNS lolos memperoleh bantuan modal usaha yang totalnya mencapai Rp 580 juta. Setelah kita seleksi, yang layak untuk mendapatkan dana bantuan modal terdapat 87 orang,” terang Eddy kepada solotrustcom, Kamis (1/8/2019).

Puluhan mahasiswa UNS yang terpilih untuk menjalankan PMW, sebagian besar menggeluti usaha ekonomi kreatif, seperti kuliner, fashion serta kerajinan tangan.

“Jadi sekarang arahnya lebih banyak ke ekonomi kreatif. Kenapa memilih ekonomi kreatif, karena modal yang dikeluarkan sedikit dan memiliki prospek yang luar biasa,” jelasnya.

Sedangkan di tahun 2019 ini, penerima PMW meningkat menjadi 110 mahasiswa dari tahun lalu sebanyak 87 mahasiswa. Tiap tahunnya, PPKwu LPPM UNS terus melakukan evaluasi terhadap penerima bantuan modal melalui PMW ini.

“Jadi setelah tiga tahun kami evaluasi, yang berhasil dan menekuni usaha tersebut sebesar 30-40 persen. Angka tersebut sudah luar biasa karena memang untuk mencetak pengusaha itu tidak mudah. Pengusaha harus memiliki sifat yang tidak mudah menyerah dalam mengembangkan usahanya,” ujar Eddy.

“Dengan menjadi pengusaha ini, setelah lulus para mahasiswa ini bisa mandiri karena tidak bingung mencari pekerjaan. Mahasiswa PMW ketika lulus sudah memiliki penghasilan dan banyak dari mereka yang sudah memiliki karyawan,” tambahnya.

Pihak kampus berharap, melalui PMW ini mahasiswa baru mampu merubah pola pikir agar setelah lulus mampu berwirausaha. Melalui program tersebut,  mahasiswa dibina dan diarahkan untuk menjadi wirausaha yang mandiri.

Baca: Rekapitulasi Medali, Tim Karate UNS Tempati Juara Umum Ketiga Pomprov Jateng 2019

“Jadi modal yang diberikan kepada mahasiswa yang lolos PMW tidak sama, tergantung dengan jenis usahanya. Ya rata-rata antara Rp 7-8 juta,” pungkasnya. (adr)

()

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com