Sabtu , 19 Oktober 2019

Pelaku Pariwisata Indonesia Didorong Lakukan Sertifikasi Profesi Kompetensi Pariwisata

24 Juni 2019 21:08 WIB


Ilustrasi pariwisata - Tradisi Barong Ider Bumi dari Banyuwangi (Dok. Instagram @kemenpar)


Solotrust.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memacu para pelaku pariwisata Indonesia untuk melakukan sertifikasi profesi demi menghadapi kompetisi Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat ASEAN.



Dilansir dari laman Kemenpar, Jumat (21/6/2019), Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata, Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan SDM pariwisata harus memiliki kompetensi untuk bersaing di era global sekaligus sebagai upaya untuk pengembangan SDM berkualitas di Tanah Air.

Baca juga:

Akhir Tahun Ini Ada Destinasi Wisata Baru di Bali

“Jika pekerja kita tidak memiliki kompetensi regional, peran mereka akan tergantikan oleh sumber daya manusia dari negara-negara lain," kata Wisnu dalam kegiatan Workplace Assesor (WPA) di Mercure Bali Harvestland Kuta, Bali, Kamis (20/6).

Wisnu menyatakan, pelatihan asesor nasional yang dilakukan ini ditujukan menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN. Tahun ini SDM menjadi perhatian khusus pemerintah.

"Dalam periode ini kita memfasilitasi pelatihan untuk front office, housekeeping, FB, dan bidang lain. Kami mengharapkan agar peserta serius mengikutinya. Sebab kelanjutan sertifikasi kompetensi itu ada di tangan para asesor," katanya.

Baca juga:

Banyak Wisatawan Tersengat Ubr-Ubur di Pantai Palabuhanratu

Ia berharap, dengan menggelar kegiatan WPA yang berlangsung pada 18-23 Juni 2019 itu dapat meningkat jumlah asesor bidang pariwisata.

“Ini diharapkan bisa menghasilkan tenaga-tenaga asesor yang mampu melaksanakan penilaian atau uji kompetensi terhadap peserta uji dalam ruang lingkup kompetensi teknis sesuai dengan bidang pariwisata,” katanya. (Lin)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com