Kamis , 22 Agustus 2019

Masa Operasi Ketupat Candi 2019, Angka Kecelakaan di Kota Solo Turun 27 Persen

10 Juni 2019 17:01 WIB


Ilustrasi.

SOLO, solotrust.com – Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni menyampaikan, jumlah kecelakaan yang terjadi di Kota Solo selama masa Operasi Ketupat Candi 2019 menurun dibandingkan tahun 2018 lalu. Tidak ada peristiwa menonjol di wilayah hukumnya.

”Selama Operasi Ketupat Candi 2019 di Solo terjadi 16 kasus kecelakaan, turun 27 persen dari tahun 2018 sebanyak 22 kasus,” ujar Kompol Busroni kepada solotrustcom. Senin (10/6/2019).



Busroni membeberkan, bila kecelakaan seluruhnya melibatkan warga lokal Solo, bukan pemudik dari luar kota dan mayoritas merupakan kecelakaan tunggal sepeda motor karena kelalaian pengendara. Tidak ada korban jiwa dari rangkaian kejadian kecelakaan itu, korban hanya menderita luka ringan.

”Dari 16 kecelakaan, tidak ada korban meninggal dunia, 19 orang menderita luka ringan, turun sekitar 32 persen dari tahun lalu, ada 28 orang korban luka ringan dan satu orang meninggal dunia,” papar dia.

Sementara untuk jumlah kerugiaan secara materiil juga mengalami penurunan dari yang Rp 7 juta menjadi Rp 4,9 juta. Sebelumnya, lokasi-lokasi rawan kecelakaan telah dipetakan oleh Satlantas Polresta Surakarta di Jalan Ahmad Yani.

Antisipasi kecelakaan dilakukan Satlantas Polresta Surakarta dengan memasang rambu-rambu rawan kecelakaan lalu lintas, memberikan imbauan batas kecepatan hingga rekayasa lalu lintas.

Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Bambang Subekti menuturkan, kecelakaan terjadi di sejumlah jalan arteri di Kota Solo, tidak terjadi di lokasi rawan kecelakaan.

Kerawanan itu dinilai dari perbedaan ketinggian jalan utama dan jalan simpang yang sedikit ada tanjakan. Di jalur tersebut juga pengguna kendaraan berpotensi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi sedangkan jalur tersebut juga merupakan jalur potongan pengendara dari ruas jalan perkampungan. Selain itu, kurangnya penerangan pada malam hari.

”Dua lokasi rawan berada di Jalan Ahmad Yani yaitu Simpang Tiga Depok hingga Simpang Tiga Jalan Kacer dan Kawasan Pasar Mebel sampai dengan Simpang Tiga Patung Ganesha,” jelasnya. (adr)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com
BERITA LAINYA     »