Minggu , 17 November 2019

Lantik 311 Wisudawan, Rektor Unisri Tekankan Inovasi dan Kewirausahaan

28 April 2019 20:02 WIB


Salah seorang wisudawati Unisri berswafoto dengan kerabat usai mengikuti prosesi pelantikan wisudawan/wisudawati periode I tahun 2019 di Auditorium Unisri, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Sabtu (27/4/2019).

SOLO, solotrust.com - 311 wisudawan Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) resmi dilantik oleh Rektor Prof. Sutardi dalam wisuda periode pertama tahun 2019 di Auditorium kampus setempat, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Sabtu (27/4/2019) pagi.

Rektor Unisri Prof Sutardi menekankan kepada lulusan agar siap dalam menghadapi dunia kerja. Oleh sebab itu, dalam rangka meningkatkan kesiapan lulusan Unisri pihaknya membentuk lembaga baru, Inovasi dan Kewirausahaan di kampusnya. Hal itu dimaksudkan untuk memangkas masa tunggu kerja para lulusan.



"Lembaga ini menjadi komitmen kami, bahwa kami harus mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dengan supporting knowledge, sehingga lulusan tidak sulit mencari pekerjaan," kata Rektor kepada solotrust.com usai acara wisuda

Sutardi menyampaikan kepada para lulusan harus menguasai ilmu dan teknologi komunikasi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Selain itu, Unisri sebagai kampus entrepreneur bertekad mengembangkan kemampuan berwirausaha para mahasiswa. Maka dari itu, lembaga Inovasi dan Kewirausahaan yang dikembangkan Unisri bertujuan untuk membantu pemerintah memanfaatkan bonus demografi di masa mendatang dengan memperkuat sektor pendidikan.

“Kami mampu mendidik calon sarjana yang berkompeten. Terbukti dengan capaian SKS masa studi yang terhitung cepat, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan cumlaude yang diraih mahasiswa dengan memuaskan. Sehingga, secara administratif, mereka lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan menjadi indikator prestasi lulusan,” ujarnya.

Unisri telah menerapkan sistem penomoran ijazah nasional. Penomoran ijazah ini sebagai tanda legalitas bahwa ijazah tersebut sah diterbitkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kepada lulusan dari kampus tersebut dan dapat dicek secara online.

“Para wisudawan menerima ijazah, transkrip nilai, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris untuk lulusan berkiprah di luar negeri, ada mahasiswa kita yang sudah diterima kerja di sebuah restaurant di Belanda. SKPI ini khusus bagi wisudawan S1,” jelasnya.

Dalam Upacara Wisuda Periode 1 Tahun 2019, UNISRI mengukuhkan sebanyak 311 sarjana. Jumlah tersebut berasal dari 14 program studi dari jenjang S1 dan Pascasarjana. Sebanyak 112 wisudawan meraih predikat cumlaude.

Dalam laporannya, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UNISRI, Rispantyo merinci 311 wisudawan terdiri dari 14 program studi jenjang S1 dan 3 program pasca sarjana (S2). Dengan wisudawan yang meraih predikat cumlaude atau lulus pujian berjumlah 112.

"Program S2 Magister Manajemen 17 lulusan, Magister Ilmu Hukum 27 lulusan, Magister Administrasi Publik 15 lulusan. Sedangkan untuk S1 meliputi Ilmu Hukum 78 lulusan, Manajemen 61 lulusan, Akuntansi 20 lulusan, Agroteknologi 8 lulusan, Ilmu Administrasi Negara 5 lulusan, Ilmu Komunikasi 5 lulusan, Ilmu Hubungan Internasional 6 lulusan, Bimbingan Konseling 18 lulusan, PPKn 7 lulusan, Pedidikan Bahasa Inggris 15 lulusan, PG-SD 12 lulusan, Pendidikan Teknologi Informasi 0 lulusan, PG-PAUD 6 lulusan, dan Teknologi Hasil Pertanian 11 lulusan," papar Rispantyo.

Rispantyo menambahkan, sejauh ini Unisri sudah menyelenggarakan prosesi wisuda sebanyak 66 kali, dengan alumni untuk jenjang S1 dan S2 tercatat berjumlah 21.263 yang tersebar di seluruh Indonesia dengan beragam profesi.

Dalam wisuda Unisri kali ini, ada satu keluarga yakni seorang ayah dan dua orang anak yang secara bersamaan diwisuda setelah berhasil menempuh pendidikan program Pasca Sarjana (S2). Mereka adalah Rachmad Wahyudi, bersama dua putranya Reza Raditya Arya Prabu dan Zaga Raditya Kusuma Prabu.

"Diversifikasi ilmu akuntansi yang kemudian mengarah pada hal investigatif forensik itu menjadi ketertarikan saya menekuni ilmu hukum setelah akuntansi, perpaduan hukum dan ekonomi, positioning, mengabdi pada dunia pemeriksaan, saksi ahli persidangan dan sebagainya menajdi motivasi saya melanjutkan pendidikan ini," kata Rachmad Wahyudi. (adr)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com