Rabu , 20 November 2019

Mangaka Daisuke Igarashi Berbagi Inspirasi di Balik Children of the Sea

22 April 2019 00:32 WIB


Cover manga "Children of the Sea" volume 1 (Dok. Shogakukan).

Solotrust.com - Mangaka Daisuke Igarashi berbagi tentang inspirasi di balik manga terbarunya "Children of the Sea" dalam talk show di Museum Nasional Alam dan Sains Ueno Rabu lalu, sebagaimana dilansir dari Comic Natalie via Anime News Network, Sabtu (20/4/2019).

Dalam kesempatan itu, Igarashi hadir dengan sutradara adaptasi film tersebut yakni Ayumu Watanabe dan peneliti mamalia laut, Yu Tajima.



Igarashi mengatakan bahwa dia mendapatkan judul "Children of the Sea" karena suka mengumpulkan panduan lapangan untuk hewan laut.

"Ketika saya sedang melihat panduan lapangan, saya akan menggambar beberapa ikan, dan sebelum saya menyadarinya, saya sedang menggambar seorang gadis kecil berenang dengan ikan-ikan itu," katanya.

Sebelum "Children of the Sea", awalnya ia mendapat judul "Fish Girl", dengan inspirasi dari putri duyung. Ketika dia meneliti model untuk putri duyung, dia ingat bahwa duyung tampak seperti manusia ketika mereka memeluk anak-anak mereka seolah-olah menyusui mereka.

"Saya pikir akan menarik jika anak-anak itu benar-benar manusia. Itu juga membuat saya mengingat kembali kisah Amala dan Kamala, jadi saya memutuskan untuk menulis cerita tentang anak-anak yang dibesarkan oleh duyung," ungkapnya.

Amala dan Kamala merujuk pada dua "gadis liar" dari Bengal, India, yang diduga dibesarkan oleh keluarga serigala. Kisah ini secara luas dianggap sebagai tipuan.

Ketika ditanya tentang bagaimana ia menyulap akurasi ilmiah dengan fiksi, Igarashi berkata, "Meskipun seni terlihat serius, sulit untuk membayangkan bahwa cerita itu faktual. Saya pikir manga adalah bentuk ekspresi bebas. Saya tidak ingin membuatnya seperti film dokumenter." Jika ada satu hal yang faktual tentang "Children of the Sea", katanya, itu adalah ide dasar bahwa masih ada begitu banyak tentang makhluk hidup di laut yang belum ditemukan.

Salah satu contoh khusus dimana Igarashi mengambil kebebasan adalah ketika ia menggambarkan paus sperma dengan memiliki gigi atas. Dia tidak tahu mengapa paus sperma hanya memiliki gigi bawah, sampai Tajima menjelaskan kepadanya bahwa itu karena mereka hanya makan cumi-cumi sehingga tidak perlu gigi.

Igarashi juga mengatakan bahwa meskipun manganya itu diterbitkan di majalah seinen IKKI, ia menggambarnya dengan memikirkan pembaca wanita. "Ketika Anda memikirkan tentang kehidupan, wanita mendekat ke pikiran," kata sutradara Ayumu Watanabe setuju.

Daisuke Igarashi meluncurkan manga "Children of the Sea" di Majalah IKKI dari Shogakukan pada 2007 dan berakhir pada 2011. Shogakukan menerbitkan lima volume untuk manga tersebut dan Viz Media menerbitkannya dalam Bahasa Inggris.

Pada tahun 2009, manga tersebut telah memenangkan Excellence Award pada Japan Cartoonist Association Awards ke-38 dan Excellence Award in Manga Division pada Japan Media Arts Festival ke-13 yang diselenggarakan oleh Badan Urusan Kebudayaan Jepang.

Film "Children of the Sea" sendiri akan tayang di Jepang pada 7 Juni mendatang. Berkisah tentang tiga anak yang memahami pesan misterius yang disampaikan lautan, film tersebut menggambarkan konektivitas antara manusia dengan alam yang menakjubkan dan indah. (Lin)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com