Kamis , 13 Mei 2021

"Suzzana: Bernapas dalam Kubur" Jadi Film Horor Terlaris Indonesia 2018

5 Desember 2018 23:07 WIB


Poster film "Suzzana: Bernapas dalam Kubur" (Dok. Instagram @suzzana_movie).

Solotrust.com - Jika tahun lalu film "Pengabdi Setan" dari Joko Anwar menjadi film horor terlaris Indonesia dengan raihan 4.206.103 penonton, untuk tahun ini film "Suzzana: Bernapas dalam kubur" berhasil menjadi film terlaris. Film ini rilis pada 15 November lalu.

Dari unggahan resmi akun film tersebut @suzzanna_movie, Selasa (4/12/2018), dalam 19 hari tayang saja, film yang disutradarai Rocky Soraya dan Anggy Umbara tersebut sudah mendapatkan 3.075.207 penonton.



Jumlah ini melampaui film bergenre serupa yakni "Danur 2: Maddah" dengan 2.572.672 penonton yang juga rilis pada tahun ini, tepatnya 29 Maret lalu.

Dengan asumsi satu tiket rata-rata Rp37 ribu (asumsi FilmIndonesia.or.id), maka pada 19 hari saja film yang dibintangi Luna Maya itu telah mendapatkan pendapatan kotor sekitar Rp113,7 miliar.

Sementara ini, "Suzzana: Bernapas dalam Kubur" berada di peringkat kedua film terlaris di Indonesia secara umum, setelah "Dilan 1990" yakni berhasil mendapatkan 6.315.664 penonton.

Dikutip dari  FilmIndonesia.or.id, "Suzzana: Bernapas dalam Kubur" menceritakan tentang "Suzzanna (Luna Maya) dan Satria (Herjunot Ali) yang sudah menikah selama tujuh tahun tetapi belum dikaruniai anak.

Suzzana dan Satria tinggal bersama tiga pembantunya yakni Mia (Asri Welas), Tohir (Ence Bagus), dan Pak Rojali (Opie Kumis).

Kehamilan Suzanna yang ditunggu-tunggu pun akhirnya terjadi, namun sayangnya bertepatan dengan rencana dinas Satria ke luar negeri.

Hal ini dimanfaatkan empat karyawan Satria yaknj Jonal (Verdi Solaiman), Umar (Teuku Rifnu Wikana), Dudun (Alex Abbad), dan Gino (Kiki Narendra), yang menyimpan dendam kepada Satria dan berniat merampok rumah Satria ketika rumahnya sepi.

Namun naas, rencana perampokan mereka berubah menjadi pembunuhan Suzanna yang seharusnya pergi bersama tiga pembantunya ternyata pulang sendiri karena kondisi tubuh yang lemah.

Panik, mereka lalu mengubur jenazah Suzzanna di belakang rumah. Anehnya, keesokan hari, Suzzanna tetap beraktivitas seperti biasa di rumahnya, seperti tak terjadi apa-apa.

Mengingat saat ini film tersebut masih tayang, tentu saja kemungkinan jumlah penonton masih akan terus bertambah.

Apakah jumlah penonton "Suzzana: Bernapas dalam Kubur" mampu menyamai atau bahkan melampaui film horor terlaris sepanjang masa di Indonesia yang saat ini dipegang "Pengabdi Setan" dengan 4,2 juta penonton? Kita tunggu saja. (Lin)

()

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com