Selasa , 23 Juli 2019

Tisulsky Princess, Wanita Cantik yang ‘Tidur’ 800 Juta Tahun

30 September 2018 02:47 WIB


Ilmuwan Rusia menemukan peti Tisulsky Princess berusia sekira 800 juta tahun terkubur dalam tanah (Daily Mysteries)

SOLO, solotrust.com – Para ilmuwan Rusia beberapa waktu lalu memublikasikan temuan yang mencengangkan dunia. Mereka menemukan sebuah peti berusia sekira 800 juta tahun terkubur dalam tanah dengan desain mekanikal akurat.

Di dalamnya terdapat sesosok tubuh wanita yang disebut sebagai Tisulsky Princess, diyakini hidup di era Paleozoikus jutaan tahun sebelum dinosaurus, jauh sebelum pembentukan batubara. Temuan ini sekaligus membantah teori Darwin tentang asal mula manusia dari kera.





Melansir Daily Mysteries, Sabtu (29/09/2018), penemuan terjadi pada awal September 1969 di Desa Rzhavchik Tisulskago, wilayah Kemerovo. Saat itu, penambang batubara, Karnaukhov menemukan peti marmer ketika melakukan penggalian.

Komandan Alexander Alexandrovich Masalygina lantas meminta semua pekerjaan segera dihentikan. Peti jenazah itu lalu diangkat ke permukaan untuk dibuka.



Saat berhasil dibuka betapa terkejutnya mereka. Peti mati berisi cairan kristal bening berwarna biru dan terdapat sosok wanita cantik mengenakan setelan gaun musim semi.

Wanita bertubuh langsing itu diperkirakan berusia 30-an tahun, memiliki tinggi 180 cm, bermata biru, mencerminkan fisik orang Eropa. Rambutnya tebal, berwarna cokelat gelap kemerahan. Tangannya putih lembut dengan kuku pendek dipotong rapi.



Dia mengenakan gaun transparan renda putih berlengan pendek yang disulam dengan bunga warna-warni. ‘Sang putri’ sepertinya tidak mati, namun sedang tidur.

Temuan itu sempat dipertontonkan kepada penduduk desa setempat sekira sepuluh hingga 15 jam sebelum dilaporkan ke pusat distrik. Peti selanjutnya dibawa ke Kota Novosibirsk menggunakan helikopter.



Menurut ilmuwan, awalnya peti mati itu berada di tengah-tengah kubah kayu di tengah hutan. Seiring waktu, peti tertanam di tanah, terkubur tanpa oksigen selama ratusan juta tahun menjadi lapisan batubara padat. Analisis genetik dari tubuh sang wanita menunjukkan keseragaman seratus persen dengan pria Rusia modern.

Satu yang membuat para ilmuwa tak habis pikir. Bagaimana mungkin manusia zaman prasejarah bisa membuat pakaian serta peti mati sebagus dan seakurat itu. Mereka bahkan tak berhasil mengidentifikasi komposisi dan cairan kristal biru muda, hanya mampu mengidentifikasi beberapa komponen penyusunnya saja.

(and)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com