Sabtu , 7 Desember 2019

Tertabrak batara kresna warga Bendosari dirawat

20 Oktober 2017 15:27 WIB


foto: Ilustrasi pemotor menyeberang rel Kereta Api. (net)

SUKOHARJO, solotrust.com - Warga kelurahan Jombor Sukoharjo dikejutkan dengan adanya seorang warga yang tertabrak Kereta Api Batara Kresna di perlintasan tanpa pintu Jombor Sukoharjo, Jumat (20/10/2017). Korban pengendara motor mengalami luka patah kaki kiri dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Kustati Surakarta.

Kecelakaan antara motor dengan Kereta Api (KA) Batara Kresna No.304 jurusan Solo – Wonogiri di perlintasan merupakan kesekian kalinya. Informasi yang dihimpun, pengendara motor Honda Beat AD 2418 AEB bernama PARIMAN (61) warga Bembem RT 2 RW 2 Gentan, Bendosari, Sukoharjo datang dari arah barat menuju timur. Sementara KA Batara Kresna melaju dari arah utara menuju ke Selatan.



Sampai di lokasi kejadian tepatnya di perlintasan KA pengendara Honda Beat tidak memerhatikan adanya kereta Api yang jaraknya sudah cukup dekat saat dirinya hendak melintas. Beruntung korban tidak sampai terlindas atau tewas lantaran tabrakan tersebut. Meski tidak ada korban jiwa namun korban diketahui mengalami luka, kaki kiri patah dan lecet di kepala. Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta mengatakan, petugas dari Satlantas Sukoharjo melakukan penanganan pada korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit.

”Sudah ditangani dan korban mendapatkan perawatan,” kata AKP Finan Sukma Radipta saat dihubungi.

Kejadian ini menambah daftar laka yang melibatkan Kereta Batara Kresna. Kasus tahun 2016 lalu Railbus Bathara Kresna Jurusan Wonogiri – Solo menabrak sebuah sepeda motor Honda Revo Nopol AD 3891 MO di Perlintasan tanpa palang RT 2 RW 4 Begajah, Sukoharjo pada 17 Oktober 2016. Korban bernama Moh Rejo (40) warga Tepisari RT 1 RW 2, Polokarto, Sukoharjo mengalami luka patah kaki dan memar.

 


 

Kejadiannya juga sama yakni ketika hendak melintas melewati rel. Warga sudah berteriak memperingatkan ada kereta Railbus Bathara Kresna Jurusan Wonogiri – Solo yang datang dari arah Wonogiri (selatan -red).

Namun, Moh Rejo tidak mendengarkan. Sebaliknya dia malah mempercepat laju motornya. Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat dia tidak bisa menghindar dan akhirnya tertabrak dan tereseret kereta.

 

(arif-Wd)

(Redaksi Solotrust)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com