Persebi Boyolali menjamu PSIR Rembang di Stadion Kebogiro, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Minggu (02/01/2026) sore

BOYOLALI, solotrust.com – Persebi Boyolali gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat menjamu PSIR Rembang di Stadion Kebogiro, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Minggu (02/01/2026) sore. Laga berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan PSIR Rembang 2-1.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil terbuka dan Persebi dapat menekan permainan PSIR. Tim tamu mampu mencuri keunggulan lebih dulu lewat serangan cepat yang mengejutkan lini belakang Persebi.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin menarik. PSIR Rembang harus bermain dengan sembilan pemain setelah dua pemainnya diganjar kartu merah oleh wasit. Kondisi ini membuat Persebi Boyolali meningkatkan intensitas serangan dengan harapan mampu mendominasi permainan.

Kendati terus digempur, lini pertahanan PSIR Rembang tampil disiplin dan solid. Sejumlah peluang emas Persebi gagal dimaksimalkan menjadi gol. Adapun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan PSIR Rembang tetap bertahan.

Hasil ini membuat Persebi Boyolali harus menelan pil pahit di kandang sendiri, sementara PSIR Rembang sukses memetic poin penuh berkat kerja keras dan determinasi tinggi, meski bermain dengan sembilan pemain di babak kedua.

Pelatih Persebi Boyolali, Sri Widadi, mengakui kekalahannya melawan tim tamu, PSIR Rembang.

"Kami akan balas nanti dalam pertandingan selanjutnya. Anak anak juga sudah bermain semaksimal mungkin. Kami dikasih jumlah pemain sebenarnya, tapi memang belum dikasih oleh Allah kemenangan," katanya usai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih PSIR Rembang, Budiharjo Tholib bersyukur atas kemenangan timnya kontra tuan rumah Persebi Boyolali, meski harus bekerja keras karena tidak imbang jumlah pemain.

"Kami sangat bersyukur karena jumlah pemain yang tidak imbang, namun anak anak bisa mempertahankan skor 2-1," ucapnya. (jaka)