Suasana hangat menghiasi Ono Solo Coffee & Eatery yang merayakan hari ulang tahun (HUT) ketiga, Minggu (21/12/2025)
SOLO, solotrust.com - Suasana hangat menghiasi Ono Solo Coffee & Eatery yang merayakan hari ulang tahun (HUT) ketiga, Minggu (21/12/2025). Perayaan hari spesial itu mengusung konsep Sajian Roso, sekaligus menjadi momentum peluncuran menu spesial baru.
Kemeriahan perayaan HUT ketiga Ono Solo Coffe & Eatery dilengkapi sajian suara epik dari Tia AFI, penyanyi kebanggaan Kota Solo. Dengan suara khas, Tia membawakan sejumlah lagu di antaranya 'Adilkah Ini' dan 'Andai Aku Bisa'.
Sajian Roso semakin mengukuhkan posisi Ono Solo sebagai salah satu restoran dan tempat ngopi paling estetik dengan suasana keraton joglo industrial di Kota Solo. Sejak dibuka, Ono Solo Coffee & Eatery dikenal karena perpaduan arsitektur tradisional joglo dan industrial modern, menghadirkan ambience khas dan cozy.
Memiliki rating tinggi 4.7, restoran ini telah menjadi destinasi favorit untuk menikmati hidangan Asia (termasuk nasi kebuli iga kambing yang menjadi andalan), Western, serta berbagai pilihan kopi manual brew.
Owner Ono Solo Coffee & Eatery, Teddy Damar berharap, ke depan restorannya dapat menjadi pioner wisata kuliner di Kota Solo. Menanggapi persaingan semakin ketat, Teddy Damar menekankan keunikan konsep bangunannya.
"Ini ulang tahun ketiga, harapan saya di tahun 2026 lebih bagus dari 2025. Konsep saya ini bangunan kontemporer yang seperti sekarang. Jadi kalau orang masuk ke joglo, mereka bisa merasakan umat (Jawa). Saya ingin membawa persentase Indonesia lebih banyak," kata dia.
Teddy Damar juga menepis anggapan harga mahal karena suasana spesial. Menurutnya, harga menu di Ono Solo tetap berada di standar pasar.
Menu Baru: Rasa Khas dengan Rempah Nusantara
Melalui perayaan HUT ketiga dan peluncuran menu spesial berfokus pada kekayaan rempah Nusantara, Ono Solo tak hanya memperkuat identitasnya sebagai tempat kuliner estetik, namun juga berkomitmen menjadi duta kuliner Indonesia di Kota Solo.
Peluncuran menu spesial dikawal langsung sang chef, FX Berliando Setya Mukti. Chef dengan basis Indonesian food itu menjelaskan, tim dapur bertekad mengangkat kekayaan rempah-rempah Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 300 jenis.
"Kami mengangkat budaya rasa, sebenarnya rasa makanan tradisional yang diangkat. Kebetulan basis saya di Indonesian food dan saya ingin mengangkat rempah-rempah di Indonesia," jelasnya.
Salah satu menu Nusantara diyakini bakal menjadi incaran konsumen adalah mangut salmon. Menu ini merupakan inovasi kuliner memadukan teknik hidangan laut Western dengan cita rasa Indonesia.
"Mmangutnya, kami hanya beda look saja, ini mangut salmon. Kalau ngomong spesial, sebenarnya hampir sama (dengan mangut biasa), cuma kami berani di rempah-rempahnya yang kuat," bilang Berliando Setya Mukti.
Memastikan kualitas rasa autentik, tim dapur menggunakan berbagai rempah alami, termasuk kapulaga, cengkeh, ketumbar, anis, hingga rempah akar, seperti lengkuas, jahe, dan kunyit. Selain mangut salmon, Ono Solo juga memperkenalkan hidangan, seperti rawon iga dan menu Western seperti sirloin dan tenderloin. (add)
