Anggota TNI melakukan penanaman bibit pohon di kawasan lereng Merapi dan Taman Nasional Gunung Merbabu, Kamis (07/12/2023)

BOYOLALI, solotrust.com - Ratusan orang dari anggota TNI, Polri, perangkat desa, relawan serta personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penanaman 550 bibit pohon di kawasan lereng Merapi dan Taman Nasional Gunung Merbabu, Kamis (07/12/2023) pagi. Penanaman pohon dalam rangka mencegah bencana tanah longsor, banjir, dan erupsi Gunung Merapi dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 0724 Boyolali. 
 
Dandim 0724 Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo mengatakan, penanaman bibit pohon secara serentak merupakan perintah kasad dalam rangka karya bakti di jajaran Kodim.
 
“Penanaman secara serentak ini merupakan perintah kasad. Kegiatan ini untuk mencegah bencana akibat dari musim hujan, mulai dari tanah longsor, banjir, erupsi Gunung Merapi, wabah penyakit demam berdarah, dan wabah penyakit menular lainnya,” katanya kepada wartawan di lokasi penanaman pohon Taman Nasional Gunung Merbabu.  
 
Adapun jenis pohon ditanam di lereng Gunung Merapi dan kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu adalah bibit pohon yang kuat menahan erosi banjir serta tanah longsor. 
 
“Jenis bibit yang ditanam, yakni pohon wilodo, gondang, beringin, puspo, pule, dan bibit pohon tesek. Nibit pohon tersebut tahan dari cuaca ekstrem dan kuat menahan erosi banjir serta tanah longsor,” jelas Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo.
 
Bibit pohon ditanam ini diharapkan dapat tumbuh dan dipelihara dengan baik serta dilakukan pengecekan sekurangnya dua pekan sekali. 
 
“Kami minta anggota Koramil Selo untuk melakukan pengecekan dua minggu sekali, sehingga tanaman tersebut dapat terpelihara dengan baik,” sebut dandim.  
 
Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Yulianto mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodim 0724 Boyolali telah melakukan karya bakti penanaman bibit pohon di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
 
Lokasi penanaman pohon, yakni tuk Babon sempat terjadi kebakaran hutan beberapa bulan lalu saat musim kemarau panjang. 
 
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Dandim dan jajarannya yang telah ikut melestarikan hutan lindung di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Tepat di lokasi ini dulu sempat terjadi kebakaran hutan, namun bisa dipadamkan,” ungkap Yulianto.  
  
Di lain pihak, tokoh masyarakat setempat, Kasno Sangiaji mengatakan, penanaman pohon sangat tepat. Tak lama lagi musim hujan. Penanaman pohon dapat mencegah terjadinya tanah longsor dan banjir. 
 
“Sebenarnya warga di lereng Merbabu sudah diingatkan saat hujan pertama waktu itu. Sempat terjadi banjir bandang dari Gancik karena hutannya sebagian gundul,” kata dia. 
 
Diharapkan tidak terjadi lagi banjir bandang susulan. Adanya penanaman pohon ini hendaknya masyarakat selalu menjaganya secara bersama-sama demi kelestarian lingkungan.
 
“Kami tidak ingin terjadi banjir bandang susulan, itu menurut saya peringatan dari Sang Pencipta untuk kita lebih waspada. Adanya penanaman pohon ini, mari kita jaga secara bersam,” ujar Kasno Sangiaji. (jaka)