Ilustrasi (Foto: Pixabay/Geralt)

JAKARTA, solotrust.com - Sebagai bentuk dukungan PT TASPEN (Persero) terhadap program Rumah Layak Huni Pemerintah Indonesia, perusahaan menggelar pertemuan strategis untuk membahas dan merumuskan teknis pelaksanaan program bagi pekerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan. Pembahasan mencakup skema pembiayaan, kolaborasi kelembagaan, serta model implementasi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan peserta melalui akses hunian layak dan terjangkau. 
 
Pertemuan ini dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait, Direktur Utama TASPEN Rony Hanityo Aprianto, Komisaris Utama TASPEN Fary Djemy Franscis, serta Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Selasa (21/04/2026). 
 
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Franscis, menyampaikan program penyediaan rumah layak huni ini merupakan bagian dari inovasi yang diinisiasi perusahaan untuk memperluas manfaat perlindungan bagi peserta. 
 
"ASN dan pensiunan tidak hanya membutuhkan jaminan pensiun, tetapi juga dukungan kesejahteraan lebih luas, termasuk akses terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan,” ungkapnya, dilansir dari laman taspen.co.id.
 
Inisiatif ini juga telah menegaskan komitmen TASPEN dalam menghadirkan inovasi relevan bagi kebutuhan peserta, serta berupaya dalam memberikan dampak nyata bagi peserta. Hal ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan peserta, dalam hal ini pekerja ASN dan pensiunan. 
 
“Pertemuan perdana ini juga menjadi awal baik dalam mengembangkan skema perumahan peserta TASPEN yang diharapkan dapat menjadi salah satu program strategis TASPEN ke depan,” tambah Fary Djemy Franscis.
 
Inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong peran aktif Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. 
 
TASPEN terus berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai institusi profesional, terpercaya, dan berkelanjutan dalam mengelola dana peserta. Selain itu juga menjadi center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial bagi ASN dan pejabat negara, termasuk melalui pengembangan ekosistem perlindungan dan kesejahteraan lebih komprehensif seperti penyediaan akses terhadap hunian layak dan terjangkau.