Menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, The Sunan Hotel Solo berkolaborasi dengan Batik Riana Kesuma menghadirkan peragaan busana bertajuk Sogan Bloom in Modesty
SOLO, solotrust.com - Menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, The Sunan Hotel Solo berkolaborasi dengan Batik Riana Kesuma menghadirkan peragaan busana bertajuk Sogan Bloom in Modesty, sebuah koleksi busana muslim yang anggun, klasik, dan berkelas.
Mengangkat keindahan warna sogan yang menjadi ciri khas batik Jawa, koleksi ini memadukan warna-warna lembut dengan motif bunga batik, melambangkan keanggunan wanita muslimah. Tak sekadar menghadirkan busana, Batik Riana Kesuma juga mengangkat warisan budaya Jawa dalam interpretasi modern yang ringan, elegan, dan relevan untuk perempuan masa kini.
Fashion showini terbagi dalam dua sekuen utama, menampilkan perpaduan model profesional dan muse dari tokoh wanita Kota Solo. Melalui temaSogan Bloom in Modesty, Batik Riana Kesuma berharap koleksi ini dapat diterima para pecinta batik di Solo dan sekitarnya.
Busana Muslim tak hanya tampil anggun, namun juga berbalut sentuhan budaya indah dan penuh makna, sebuah representasi budaya tak lekang waktu. Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen The Sunan Hotel Solo dalam mendukung karya desainer lokal, sekaligus menghadirkan pengalaman Ramadan yang tidak hanya istimewa dari sisi kuliner dan hospitality, namun juga dari sisi seni dan budaya.
Koleksi Baju Fashion Show Batik Riana Kesuma:
Squence 1
Squen 1 menampilkan model profesional bersama muse Fitria dkk. Koleksi dihadirkan berupa long outer dipadukan batik bermotif bunga sebagai simbol kelembutan dan keanggunan wanita. Turut ditampilkan pula kaftan modern berbahan batik silk serta sentuhan organza, menghadirkan siluet flowy mewah, namun tetap santun dalam balutan modest fashion.
Squence 2
Squen 2 model profesional bersama muse Eri dkk, membawakan koleksi rok klok, dipadukan dengan blouse janggan berpotongan modern dan stylish. Perpaduan klasik dan kontemporer ini memperlihatkan batik dapat tampil dinamis tanpa meninggalkan akar budayanya.
