Kementerian Sosial (Kemensos) RI melakukan asesmen terhadap para korban kebakaran Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat yang terjadi pada Selasa (09/12/2025) pukul 12.43 WIB. (Foto: kemensos.go.id)
JAKARTA, solotrust.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melakukan asesmen terhadap para korban kebakaran Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat yang terjadi pada Selasa (09/12/2025) pukul 12.43 WIB.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan Kemensos memastikan asesmen berjalan cepat.
“Kemensos akan memastikan asesmen berjalan cepat dan tepat agar para korban dan keluarga mendapat dukungan yang diperlukan,” katanya dalam keterangan tertulis, dilansir dari laman resmi Kementerian Sosial RI, kemensos.go.id.
Berdasarkan asesmen terbaru di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang memicu ledakan di lantai dua, kemudian merambat cepat ke seluruh bangunan tujuh lantai tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Adapun hingga Selasa sore, terdapat 76 korban terdampak, terdiri atas 22 orang meninggal dunia dan 54 orang selamat. Selain itu, satu orang korban luka berat telah dirujuk ke RS Islam untuk perawatan intensif. Sementara korban selamat lainnya menerima layanan medis dari PMI Jakarta Pusat dan Dinas Kesehatan Kecamatan Cempaka Putih.
Kemensos melakukan pendataan lengkap terhadap korban selamat, korban meninggal, serta keluarga dan ahli waris sebagai dasar pemberian santunan duka, layanan dukungan psikososial, dan intervensi perlindungan sosial lainnya.
Sebagai bagian dari respons cepat, Kemensos terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dinas Sosial DKI Jakarta, BPBD, dan unsur terkait lainnya untuk memastikan penanganan darurat berlangsung cepat, akurat, dan terpadu.
Kemensos akan terus mengikuti perkembangan proses evakuasi dan kondisi lapangan, serta memastikan seluruh korban dan keluarga terdampak mendapatkan dukungan yang diperlukan secara optimal.
