Aktivis Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Rembang, Joko Prianto
REMBANG, solotrust. com - Menjelang kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Rembang memastikan tak akan memilih pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada pemilihan umum mendatang.
Aktivis Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng Rembang, Joko Prianto mengatakan, pihaknya bersama seluruh masyarakat tergabung dalam JMPPK sepakat tidak akan memilih Ganjar-Mahfud pada kontestasi pilpres 2024.
"Sampai hari ini, JMPPK belum ada pilihan untuk mendukung siapa calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres). Kami pastikan tidak akan memilih Ganjar-Mahfud pada pilpres 2024," kata Joko Prianto.
"Alasannya karena hingga hari ini calon presiden yang juga mantan gubernur Jawa Tengah masih mempunyai persoalan yang belum terselesaikan," sambungnya.
Joko Prianto menilai, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih meninggalkan banyak persoalan tentang lingkungan hidup, terutama terkait izin lingkungan PT Semen Indonesia yang kini masih menjadi polemik.
"Justru yang mengadendum izin lingkungan PT Semen Indonesia adalah Ganjar Pranowo saat masih menjabat Gubernur Jateng. Sangat tidak mungkin, mengurus Jateng saja meninggalkan banyak persoalan, apalagi ingin memimpin negara ini," ujar Joko Prianto.
"Harapan kami, siapa pun yang terpilih jadi presiden nantinya mau dan wajib berpihak tentang kelestarian lingkungan. Saat ini kami belum menentukan pilihan, tapi kami pastikan tidak akan pilih Ganjar Pranowo," tandasnya. (mn)
