PT Telkom Indonesia melalui program CSR ( Corporate Sosial Responsibilty ) berkolaborasi dengan Badan Diklat DIY menggelar pelatihan atau workshop kepada guru mengenai penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran. ( Senin, 04/06).
YOGYAKARTA, solotrust.com - Perkembangan teknologi digital saat ini semakin pesat, termasuk munculnya Artificial Intelligence (AI) yang mampu membantu berbagai aktifitas manusia, termasuk dalam bidang pendidikan.
Artificial Intelligence dapat digunakan untuk membantu guru dalam membuat materi pembelajaran, menyusun soal evaluasi, media pembelajaran, serta meningkatkan kreatifitas dalam proses belajar mengajar.
Meskipun demikian, saat ini masih banyak guru yang belum memahami cara memanfaatkan teknologi AI secara efektif dan tepat guna dalam kegiatan pembelajaran.
Berlatarbelakang hal tersebut, di perlukan adanya kegiatan pelatihan atau workshop, yang memberikan pemahaman sekaligus praktek langsung kepada guru mengenai penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran.
PT Telkom Indonesia melalui program CSR ( Corporate Sosial Responsibilty ) berkolaborasi dengan Badan Diklat DIY; Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY; Badan Kepegawaian Daerah DIY menyelenggarakan Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) .
Sasaran dari kegiatan pelatihan atau workshop ini ditujukan bagi para guru di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta para guru yang ingin meningkatkan kompetensi digital.
Murtado Manager Business Service Witel Yogyakarta Jateng Selatan sebagai perwakilan PT Telkom Indonesia mengatakan pelatihan sekaligus workshop ini diikuti 400 guru.
“Di targetkan pelatihan atau workshop pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) ini, akan di ikuti 400 guru yang akan di bagi 4 Batch, dilaksanakan pada 4 Mei dengan 18 Mei 2026, ungkapnya pada rilis media diterima solotrust.com (06/05).
Dengan dilaksanakannya kegiatan Workshop pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk guru, kedepannya diharapkan dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kompetensi guru serta mendorong pemanfaatan teknologi digital secara optimal bagi dunia pendidikan.
