Suasana antrian Makan Bersama Gratis di Taman Jayawijaya, Kamis (27/08/2026). (Foto: Dian Pujiastuti)

SOLO, solotrust.com- Paguyuban Pedagang Taman Jayawijaya menggelar kegiatan Makan Bersama Gratis di Taman Jayawijaya, Mojosongo, Surakarta, Kamis (27/08/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Makan enak, Berbagi Kebaikan” dengan menyediakan 2.026 porsi makanan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Paguyuban Pedagang Taman Jayawijaya kepada masyarakat sekaligus mengajak warga untuk berbagi melalui makanan. Ribuan porsi makanan disiapkan dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan dari Wali Kota Surakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perindustrian Kota Surakarta, Gembong Hadi Wibowo. 

Dalam sambutannya, Gembong menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Surakarta kepada Paguyuban Pedagang Taman Jayawijaya yang kembali menyelenggarakan kegiatan Makan Bersama Gratis. Menurutnya, kegiatan tersebut meskipun sederhana memiliki semangat kebersamaan yang besar.

“Kami juga mengapresiasi  dari sponsor dan seluruh pihak yang berkontribusi. Kolaborasi semacam ini menunjukan  bahwa pembangunan dan kemajuan kota surakarta bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Makan Bersama Gratis tersebut merupakan pelaksanaan yang kedua. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar pada 28 Agustus 2025 dan kembali dilaksanakan tahun ini, tepat pada 27 Agustus 2026 dengan jumlah makanan yang lebih banyak.

Pada pelaksanaan tahun ini, makanan tidak hanya dibagikan secara gratis, tapi juga menggunakan besek sebagai wadah. Penggunaan besek tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian panitia terhadap lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan wadah yang dapat menambah timbunan sampah plastik.

Salah satu penerima makanan gratis, Latifah asal Jatisari, mengaku awalnya datang ke Taman Jayawijaya untuk menemani anaknya bermain. Namun, setelah melihat suasana yang ramai dan adanya pembagian makanan gratis, ia kemudian ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya awalnya niatnya cuma mau nemenin anak main ditaman, tapi ternyata ada ramai-ramai. Akhirnya saya ikut. Makanannya juga sehat, ada nasi merah dan gudangan. Bungkusnya juga pakai besek jarang dipakai sekarang jadi unik,” ucapnya.

Latifah menilai penggunaan besek sebagai wadah makanan menjadi hal yang menarik karena selain memberikan kesan tradisional, juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya Bank Indonesia, Bank Solo, NetZme, Panggung Motor, Teh Sepeda Balap, Pegadaian, serta sejumlah pelaku usaha lain dan komunitas. TATV dan Agenda Solo turut menjadi media partner dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Paguyuban Pedagang Taman Jayawijaya berharap kebersamaan antarpedagang dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya suasana yang ramah dan nyaman bagi masyarakat di kawasan Taman Jayawijaya.

 

Penulis: Dian, Intan, Rieke