Ilustrasi (Dok AirNav Indonesia)
SOLO, solotrust.com – Menerbangkan balon udara saat momen Lebaran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Bahkan tak jarang, balon diterbangkan setinggi mungkin dengan embel-embel petasan yang meledak di udara.
Namun ternyata menerbangkan balon secara bebas dan liar sangat berbahaya bagi penerbangan pesawat. Tidak main-main, jika saja balon terkena mesin pesawat, dampak yang paling ngeri ditimbulkan adalah mesin bisa mati atau terbakar.
Tak hanya itu, adanya balon yang terbang tinggi sampai area jelajah pesawat juga bisa mengganggu pandangan pilot. Jika itu terjadi, pilot bisa kesulitan mendapat visual guidance dalam pendaratan.
Melansir keterangan dari AirNav Indonesia di akun Twitter resminya pada Sabtu (16/6/2018), sedikitnya ada empat hal yang bisa membahayakan pesawat jika ada balon udara yang terbang bebas di udara:
Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menerbangkan balon udara tradisional yang selaras dengan keselamatan penerbangan, Kementerian Perhubungan bersama AirNav Indonesia dan stakeholder penerbangan menginisiasi festival balon udara tradisional di Wonosobo, Ponorogo, dan Pekalongan.
