Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga korban kecelakaan Bus Cahaya Trans, Rabu (24/12/2025)

BOYOLALI, solotrust.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menyalurkan bantuan santunan kepada korban kecelakaan Bus Cahaya Trans yang terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang pada Senin (22/12/2025) lalu. Kecelakaan maut itu mengakibatkan 16 penumpang meninggal dunia, empat di antaranya merupakan warga Kabupaten Boyolali, serta satu warga Boyolali lainnya mengalami luka ringan.
 
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Pemkab Boyolali melalui Dinas Sosial (Dinsos), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kepada seluruh korban asal Kota Susu.
 
Empat korban meninggal dunia, yakni Sugimo dan Anis Munandar, ayah dan anak warga Desa Banyudono, Kecamatan Banyudono; Ngatiyem, warga Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo; serta Wahyu Eko Utomo, warga Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari. Sementara satu korban selamat dengan luka ringan adalah Sutiadi Sarwono, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali.
 
Kepala Dinsos Kabupaten Boyolali, Sumarno, menjelaskan bantuan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia berupa paket Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) meliputi kasur, sandang, perlengkapan mandi, serta sembako dengan total nilai Rp1.250.000 per korban.
 
Selain itu, Baznas Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan uang duka sebesar Rp1,5 juta kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia, serta Rp750 ribu bagi korban selamat mengalami luka ringan.
 
Sementara PMI Kabupaten Boyolali memberikan santunan uang duka sebesar Rp1,5 juta dan paket sembako untuk setiap korban meninggal dunia. Adapun korban selamat menerima bantuan uang Rp750 ribu disertai paket sembako.
 
Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, secara langsung mendatangi kediaman keluarga korban meninggal dunia untuk bertakziah serta menjenguk korban selamat pada Rabu (24/12/2025). Dalam kesempatan itu, pihaknya menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga korban.
 
“Ini sebagai bentuk perhatian pemkab kepada para korban kecelakaan di Tol Semarang kemarin. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta memberikan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Dwi Fajar Nirwana. (jaka)