Pelepasan atlet kontingen Karanganyar dalam ajang Porprov Jateng di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (16/10/2026)

KARANGANYAR, solotrust.com - Sebanyak 243 atlet, 60 pelatih, dan sepuluh official asal Kabupaten Karanganyar resmi dilepas untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Pelepasan kontingen dipimpin Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karanganyar Bagus Selo dan Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (16/10/2026) malam. 

Ajang Porprov Jateng ke-17 diselenggarakan di Semarang pada 20 hingga 31 Oktober 2026. Dalam sambutannya, Ketua KONI Karanganyar, Bagus Selo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak. Ia berpesan kepada para atlet dan pelatih agar senantiasa menjaga disiplin, fisik, serta daya juang tinggi demi mengharumkan nama Kabupaten Karanganyar. 

Kendati target Porprov 2026 cukup tinggi, yakni 15 medali emas, 30 medali perak, dan 40 medali perunggu, KONI optimistis target tersebut dapat terlampaui berkat persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari. 

"KONI Karanganyar optimistis perolehan medali diharapkan mampu melampaui pencapaian emas pada Porprov tahun kemarin," ucap Bagus Selo.

KONI juga berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam bentuk penambahan penghargaan berupa uang tunai bagi para atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu. Apresiasi tersebut diharapkan mampu membakar semangat juang para pahlawan olahraga Karanganyar untuk terus menorehkan prestasi gemilang.   

Pemerintah kabupaten memberikan apresiasi dan dukungan moral kepada para atlet yang telah berjuang dan berhasil meraih medali dalam ajang Porprov Jawa Tengah. Sebagai bentuk dukungan, kata Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, pemerintah memberikan bonus uang tunai bagi para atlet peraih medali. 

Atlet peraih medali emas mendapatkan bonus sebesar Rp50 juta. Sementara peraih medali perak memperoleh Rp20 juta, dan peraih medali perunggu Rp10 juta.   

Pemberian bonus ini bukan sekadar masalah besar kecilnya nominal, melainkan wujud nyata dukungan pemerintah kabupaten serta semangat moral bagi para atlet untuk terus berprestasi. (joe)