Penampilan Duo Wening Jepank di Urban Stage Gatsu pada Malam Minggu (15/08/2026) membawakan lagu-lagu keroncong dan diramaikan pula dengan fashion show dari Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia.

SOLO, solotrust.com-  Duo Wening Jepank hadirkan pertunjukkan musik bertajuk Live Performance di Gatsu Urban Stage, Solo, Sabtu (15/08/2026) malam. Dengan mengusung tema “Dedikasi untuk Kota Solo”, pertunjukan tersebut menjadi bagian dari perayaan seni dan budaya Kota Solo.

Pertunjukan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 20.30 WIB ini mengangkat konsep “Harmoni Sequencer Keroncong untuk Solo Tercinta”. Duo Wening Jepank turut berkolaborasi dengan The Sambeng Sequencer Keroncong yang terdiri dari Doan, Iril, dan Arik guna meramaikan penampilan mereka.

Selain pertunjukan musik, Komunitas Kain dan Kebaya DPC Surakarta (KKI) turun berpartisipasi dengan menggelar pertunjukan fashion show. Peragaan busana tersebut diiringi alunan musik keroncong dari Duo Wening Jepank yang menciptakan perpaduan antara musik dan busana dalam satu rangkaian pertunjukan.

Wening Damayanti, vokalis Duo Wening Jepank, berharap generasi muda tidak hanya menikmati suasana kota Solo dan kulinernya saja, tetapi juga tertarik untuk mengenal dan melestarikan busana tradisional.

 “Jadi anak-anak muda juga suka bukan hanya suasana dan makanan kota solo, tetapi juga busananya,” ucapnya.

Pada lagu keempat, Duo Wening Jepank  menampilkan sebuah lagu yang menjadi theme song kota solo dengan judul “Jiwanya Jawa”. Lagu ini mengangkat tema budaya dan jiwa tradisional Jawa, serta dirilis sebagai bagian dari rangkaian karya musik bertema kearifan lokal.

Sajian musik dan budaya yang dihadirkan dalam pertunjukkan tersebut mendapat respon positif dari penonton. Lina, salah satu penonton asal Jakarta yang tengah berlibur seorang diri di Solo mengaku menikmati pertunjukan musik di Gatsu Urban Stage pada Malam Minggu ini.

 “Solo semakin maju ya, saya kira yang menikmati musik seperti ini hanya orang-orang yang sudah berumur saja, ternyata di sini dari berbagai kalangan, bahkan lebih banyak anak mudanya. Seru. Disini juga nyaman untuk berlibur berlibur, terlebih lagi saya sendirian, namun saya sangat menikmatinya,” ujar Lina.

Menurut Lina, kehadiran berbagai kalangan dalam pertunjukan tersebut menunjukkan bahwa musik keroncong masih dapat dinikmati di tengah perkembangan hiburan yang semakin beragam, khususnya untuk anak muda.

Pertunjukan Duo Wening Jepank bersama KKI di Gatsu Urban Stage menunjukkan bahwa musik, busana, dan budaya dapat dikemas secara berdampingan dalam sebuah pertunjukan di ruang publik. Melalui kolaborasi tersebut, seni tradisi tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dihadirkan dalam bentuk yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini.