Anggota Komisi I DPR RI Iman Sukri. (dok. parlementaria)

JAKARTA, solotrust.com- Meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengancam keselamatan para pekerja migran, pelajar, hingga jemaah umrah asal Indonesia, membuat anggota Komisi I DPR RI  Iman Sukriangkat bicara. Ia mendesak pemerintah untuk memperkuat skema perlindungan dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi.

“Kami mengikuti perkembangan eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk laporan serangan di Riyadh yang menimbulkan korban jiwa. Situasi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah untuk memastikan keselamatan WNI di Arab Saudi,” ujar Iman Sukri dilansir dari laman DPRRI selasa (13/10/2026)

Iman menanggapi insiden serangan kelompok Houthi Yaman ke Bandara Riyadh pada Minggu (11/10/2026) yang mengakibatkan 12 warga asing tewas dan 309 orang luka-luka serta mengganggu jadwal penerbangan internasional. Ketegangan yang kian memuncak menuntut perwakilan diplomasi Indonesia bertindak cepat guna memitigasi risiko keamanan serta pembatasan mobilitas warga.

“Kita tidak tahu sampai kapan konflik ini berlangsung dan bagaimana perkembangannya ke depan. Pemerintah harus mengedepankan langkah antisipatif dan jangan menunggu sampai ada WNI yang menjadi korban baru bergerak,” katanya.

Legislator Fraksi PKB tersebut mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh dan KJRI Jeddah untuk bersiap siaga menyampaikan pembaruan situasi keamanan secara berkala. Kanal komunikasi resmi dan perhimpunan masyarakat Indonesia di Arab Saudi dituntut menjadi rujukan informasi utama demi mencegah kepanikan warga.