Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (dok. Kemenhub)

JAKARTA, solotrust.com- Melakukan perjalanan jauh saat mudik maupun balik tentu membutuhkan persiapan matang, baik fisik maupun moda transportasi yang akan digunakan.

Saat memasuki momentum arus balik, pemudik diimbau untuk melakukan persiapan ekstra, mengingat kondisi fisik yang mungkin sudah lelah usai berlebaran di kampung halaman.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pun menyampaikan bahwa arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum. Menhub mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman untuk menyiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Menhub Dudy di Semarang, Selasa (24/3), dilansir dari laman resmi Kemenhub.

Tingginya mobilitas masyarakat pada arus balik mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini tercermin dari data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 (23 Maret 2026). Jumlah pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum tercatat mencapai 1.448.306 orang, atau naik 12,37 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 1.288.869 orang.