Rabu , 15 Agustus 2018

Kemeriahan Japanese Festival Kinori Kekkai UMS

02 Agustus 2018 02:02 WIB


Para peserta lomba cosplay dan coswalk berfoto bersama juri Rian Cyd, KameAam, dan Shirosaki. (solotrust-rum)

SOLO, solotrust.com - Kegemaran akan budaya populer Jepang ternyata masih tinggi di kalangan anak muda di area Solo Raya.

Budaya populer Jepang yang menjadk tren tersebut mencakup costume playing (cosplay), Japanese Music, Idol Group Cover Dance, Japanese Song, atau karaoke lagu Jepang hingga kuliner khas Jepang.



Untuk itulah, komunitas penggemar budaya Jepang bernama Kekkai menggelar acara apresiasi budaya berupa Japanese Festival. JFest tersebut bertajuk Kinoru (Kisetsu no Matsuri) bertema Natsu no Harajuku. Acara telah sukses digelar di GPBK Manahan Solo, Minggu (29/7/2018).

Ketua Panitia, Janu Gumilar menjelaskan, acara tersebut adalah yang kedua kalinya digelar oleh Kekkai. Di mana Kekkai adalah komunitas penggemar budaya Jepang yang beranggotakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Jepang ke masyarakat umum. Selain itu juga bermanfaat sebagai wadah kreativitas para penggemar budaya Jepang dan menjadi sarana hiburan," ujarnya pada solotrust.com, Rabu (1/8/2018).

Untuk menghibur para pengunjung, pihaknya menghadirkan bintang tamu cosplayer yaitu Rian Cyd dari Jakarta dan KameAam dari Semarang. Menurutnya, Rian Cyd adalah cosplayer sekaligus pembuat kostum (costume maker) yang sudah mendunia.

Rian Cyd mengukir prestasi sebagai Juara I kelas dunia, saat mewakili Indonesia di acara World Cosplay Summit 2016 di Jepang. Sedangkan KameAam adalah cosplayer model yang punya penggemar tersendiri.

Selain itu, acara dimeriahkan dengan kehadiran para pengisi acara yang lain yaitu cosplayer Windalova (Semarang), cosplayer Shirosaki (Solo), dan J-Song solo singer Akira Dean (Solo) serta wotagei sebagai penutup acara.

Dimeriahkan juga oleh parade dance cover / idol group Lovemade, Dash!, Iqus, dan Kimochi. Serta penampilan Ecchi Band (band Solo yang mengcover Baby Metal), Fishing Hat (Jogja), dan pastinya band campursari dari Solo yang selalu tampil dengan lurik, Dejikai.

Berbagai lomba yang digelar antara lain Lomba Band, Lomba Karaoke, Lomba Cosplay, dan Coswalk. Peserta cosplay dan coswalk datang tidak hanya dari Solo Raya tapi juga daerah lain seperti Semarang, Yogyakarta bahkan Ambarawa.

"Kami sangat senang dan bersyukur penyelenggaraan JFest tahun ini berjalan lancar dan sukses. Semoga tahun depan bisa diadakan lagi dengan lebih baik," harapnya. (Rum)

(way)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com
BERITA LAINYA     »