Rabu , 15 Agustus 2018

Manfaatkan Lahan Saat Kemarau Dengan Demplot Semangka Varietas Unggul

20 Juli 2018 20:52 WIB


Anggota Kodim 0728 Wonogiri tengah melakukan demonstrasi plot (demplot) semangka varietas unggul

WONOGIRI, solotrust.com- Kodim 0728/Wonogiri menggelar demonstrasi plot (Demplot) semangka varietas unggul di Dusun Krisak, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Demplot itu diharapkan menjadi contoh pemanfaatan lahan saat musim kemarau tiba. Pasalnya, sawah-sawah selama kemarau biasanya tidak dimanfaatkan karena minimnya suplai air.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh didampingi koordinator lapangan dari anggota Korem 074/Warastratama Serka Sapto Parjoko menerangkan, Demplot tersebut menempati lahan seluas 6.400 meter. Adapun jumlahnya sebanyak 3.500 batang tanaman semangka jenis “baby black seedless” atau semangka hitam tanpa biji.



Saat ini mulai penanaman, panennya diperkirakan tiga bulan mendatang atau sekitar bulan September," kata Serka Sapto usai mengikuti penanaman semangka Demplot Kodim 0728/Wonogiri di Dusun Krisak, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Jumat (20/7/18) pagi hari.

Setiap batang tanaman mampu memproduksi dua butir semangka dengan berat 3,5 - 4 kilogram per butir.

"Mulai tahap penyediaan benih, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, perawatan, sampai panen mendapat pendampingan dari tenaga ahli agar kualitasnya terjaga. Sedangkan suplai airnya dari mesin pompa," terangnya.

Demplot tersebut juga telah menjalin kerja sama dengan pembeli, sehingga pemasarannya terjamin. Mitra pembeli bersedia membeli dengan harga Rp 8 ribu per- kilogram. Apabila produksi demplot itu bisa dimaksimalkan hingga 21.000 kilogram semangka, maka pendapatan yang bisa diperoleh mencapai Rp 168 juta.

"Kalau biaya produksinya Rp 42 juta, berarti potensi keuntungan bersihnya bisa mencapai Rp 126 juta," ujarnya.

Sementara itu Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh mengungkapkan, Demplot tersebut baru pertama kali digelar. Jika produksinya bisa dimaksimalkan, keuntungan yang diperoleh akan sangat besar. Alhasil, kesejahteraan petani bisa ditingkatkan.

Selain itu, penanaman semangka bisa dilakukan di musim kemarau karena kebutuhan airnya tidak terlalu banyak. "Setiap kemarau biasanya sawah-sawah dibiarkan, tidak ditanami. Tapi kalau ditanami semangka, petani bisa memanfaatkan masa tanam ke tiga (MT-3) ini. Jika ketahanan pangan terjaga, kedaulatan dan keamanan negara pasti juga ikut terjaga," terangnya.

Dandim menambahkan, tujuan penanaman Semangka kali ini akan terus berlanjut selama 1 tahun kedepan, untuk terus ditanami dengan maksud agar masyarakat tidak pergi meninggalkan kampung halamannya untuk merantau. 

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com
BERITA LAINYA     »

17 Juli 2018 13:05 WIB

Panen Bersama Demplot Kodim Wonogiri