Sabtu , 24 Februari 2018

Ini Sosok Polisi yang Berhasil Melumpuhkan Pelaku Penyerangan Gereja di Sleman

12 Februari 2018


Aiptu Al Munir menunjukkan tangan kirinya yang terluka akibat terkena sabetan pedang. (solotrust.com/adam)

YOGYAKARTA, solotrust.com- Peristiwa penyerangan Gereja St Lidwina membawa cerita sendiri bagi seorang anggota kepolisian dari Polsek Gamping. Aiptu Al Munir adalah orang yang berhasil melumpuhkan pelaku penyerangan gereja, meski harus dibayar dengan luka sabetan senjata tajam milik pelaku dan menerima 4 jahitan pada lengannya.

Aiptu Al Munir pun memberikan kesaksiannya tentang kronologis kejadian. Minggu pagi saat tengah melakukan piket, dirinya mendapat laporan adanya penyerangan gereja yang kemudian bersama dua rekannya, ia berangkat menuju lokas kejadian. Sesampainya di lokasi kejadian, polisi yang sudah bertugas selama 30 tahun ini melihat seorang pemuda dengan senjata tajam berupa samurai, berada di dalam gereja. Dirinya pun mengeluarkan senjatanya dan memberi peringatan kepada pelaku untuk menyerah. Bukan mengindahkan peringatan, pelaku justru menyerang dirinya dengan menyabetkan samurai ke lengannya.



“Sesampainya di gereja saya melihat di dalam gereja ada seseorang mengayun-ayunkan samurai pedang sambil mengejar seseorang. Tindakan yang saya ambil saya mengeluarkan senjata, mendekati pelaku dan memberikan tembakan peringatan, ternyata pelaku bukannya takut, tapi malah menyerang saya melukai tangan kiri saya.” Tutur Aiptu Al Munir.

Al Munir kemudian membalas dengan mengeluarkan tembakan sehingga mengenai kakinya. Meski telah tertembak, pelaku masih melawan dengan meyabetkan samurai ke arah kaki dan mengenai sepatunya. Tembakan kedua pun dilepaskan, perlawanan pelaku berakhir setelah pelaku terjatuh akibat menerima tendangan dari Al Munir.

“Bersamaan itu juga saya melepaskan tembakan ke kaki sebelah kiri, lalu pelaku meyabetkan samurai lagi ke arah kaki saya sebelah kiri kena kelingking, saya tembak lagi kaki sebelah kanan. Selanjutnya pelaku mendorong saya, saya jatuh selanjutnya pelaku mau mengajunkan pedang ke arah badan saya, kakinya saya tendang, akhirnya pelaku jatuh.” Jelas Al Munir.  

Melihat pelaku tersungkur, massa yang berada di lokasi sekitar kemudian masuk dan ikut membantu petugas membekuk pelaku.

“Secara bersamaan masyarakat datang membantu kami langsung melakukan peringkusan.” Pungkas Al Munir. (adam)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrustcom
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com