Penyematan almamater dan ID card oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Margono kepada perwakilan mahasiswa baru Universitas Surakarta (UNSA), Kamis (26/09/2024)
KARANGANYAR, solotrust.com - Universitas Surakarta (UNSA) mengadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Acara diikuti sekira 300 mahasiswa baru ini digelar selama tiga hari.
Pembukaan pelaksanaan PKKMB tahun ajaran 2024/2025 secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan almamater serta ID card oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi UNSA, Margono. Kegiatan dilakukan di Gedung Auditorium Brodjo Sudjono di Kampus UNSA Karanganyar, Kamis (26/09/2024).
Dalam sambutannya, Ketua Panitia PKKMB UNSA, Andri Irawan, mengungkap kali ini pengenalan kehidupan kampus mengusung tema 'Mewujudkan Kampus Kewirausahaan Menuju Standar Internasional.'
Dalam PKKMB, mahasiswa baru dikenalkan dengan berbagai aspek kehidupan kampus. Mereka diberikan pemahaman tentang struktur organisasi kampus, mulai dari rektor hingga ketua program studi.
"Dalam PKKMB ini mahasiswa juga diajarkan cara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) yang menjadi bagian penting dari perkuliahan di jenjang pendidikan tinggi. Selama tiga hari mahasiswa baru kami kenalkan dengan lingkungan kampus," ungkapnya.
Kegiatan ini akan menjadi dasar bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia perkuliahan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di UNSA.
"Para mahasiswa baru juga dikenalkan dengan berbagai organisasi kampus, baik organisasi keagamaan, kepencintaalaman, dan lain sebagainya," jelas Andri Irawan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Margono, mengatakan kampus mempunyai kewajiban mengembangkan intelektual bagi mahasiswa dengan berbasis pengetahuan.
"Untuk itu, mahasiswa harus menguasai Bahasa Inggris dan ilmu teknologi komputer dalam era global saat ini. Mahasiswa jangan hanya mencari yang mudah saja karena itu akan membuat pemikiran tentang teknologi tidak berkembang," tutur Margono.
"Dalam era global saat ini, mahasiswa dituntut bisa menguasai ilmu dan teknologi. Kedua hal tersebut sangat penting untuk menuju kesuksesan nantinya dalam dunia pekerjaan," pungkasnya. (joe)
