Ketua PMI Kabupaten Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani, menyambangi lokasi di Dusun Jurang Sari, Desa Juron, Kecamatan Nguter, Pada Senin (29/6/2026).
SUKOHARJO,solotrust.com – Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah keluarga Slamet di Dusun Jurang Sari, Desa Juron, Kecamatan Nguter, meninggalkan duka mendalam. Seluruh harta benda ludes dilalap si jago merah akibat dugaan korsleting listrik. Di tengah upaya untuk bangkit dari keterpurukan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukoharjo hadir membawa secercah harapan.
​Pada Senin (29/6/2026), Ketua PMI Kabupaten Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani, turun langsung menyambangi lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan bagi keluarga korban. Kedatangan tim kemanusiaan ini disambut haru oleh Slamet, yang kini harus memulai hidup dari nol pasca-kebakaran.
​Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan
​Sebagai upaya meringankan beban hidup sehari-hari keluarga yang terdampak, PMI menyalurkan sejumlah paket bantuan logistik esensial, yang meliputi Family Kit Paket perlengkapan keluarga. Hygiene Kit berupa Paket perlengkapan kebersihan diri. Kitchen Kit berupaPaket perlengkapan dapur dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
​dr. Kunari Mahanani menegaskan bahwa kehadiran PMI merupakan bentuk komitmen untuk selalu berada di garda terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
​"Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran PMI di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan logistik dasar ini dapat sedikit banyak meringankan beban keluarga Bapak Slamet untuk keperluan sehari-hari pasca-kebakaran," ujar dr. Kunari di sela-sela penyerahan bantuan.
​Kebakaran hebat tersebut tidak hanya merusak bangunan rumah, tetapi juga memusnahkan sebagian besar harta benda milik keluarga Slamet. Meski bantuan ini tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami, PMI berharap aksi sosial ini menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk segera bangkit.
​Kehadiran para relawan PMI di lokasi juga menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial tetap hidup kuat di Kabupaten Sukoharjo. Di tengah musibah yang menimpa, warga tidak berjuang sendirian; solidaritas kemanusiaan menjadi fondasi utama dalam memulihkan kondisi para korban. (nas)
