Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Bondet Wrahatnala, melantik 54 pejabat struktural dan enam dosen Asisten Ahli di lingkungan kampus setempat untuk masa jabatan periode 2026–2030, Jumat (30/01/2026)

SOLO, solotrust.com - Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn., melantik 54 pejabat struktural dan enam dosen Asisten Ahli di lingkungan kampus setempat untuk masa jabatan periode 2026–2030, Jumat (30/01/2026).

Pelantikan digelar di Pendapa GPH Joyokusumo ISI Surakarta meliputi jabatan Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua Lembaga, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Laboratorium Pendidikan, Ketua Unit Penunjang Akademik (UPA), serta Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI).

Dalam sambutannya, Rektor ISI Surakarta, Bondet Wrahatnala, menegaskan pelantikan pejabat struktural bukan sekadar agenda organisasi atau pergantian jabatan, melainkan peneguhan kepercayaan dan tanggung jawab kepemimpinan di perguruan tinggi seni.

“Jabatan yang diemban bukan hanya posisi administratif, tetapi ruang pengabdian untuk menjaga marwah keilmuan seni, kebudayaan, dan kemanusiaan,” ujar Bondet Wrahatnala.

Ia menambahkan, ISI Surakarta sebagai perguruan tinggi seni memiliki tantangan untuk tetap menjaga akar tradisi, sekaligus responsif terhadap perubahan zaman, baik dalam bidang akademik, tata kelola, riset, inovasi, maupun pengabdian masyarakat.

Kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan seluruh pimpinan akademik, Bondet Wrahatnala berharap mutu pembelajaran tidak hanya diukur dari capaian indikator, namun juga dari proses yang memanusiakan mahasiswa melalui ruang belajar kritis, kreatif, inklusif, dan relevan dengan realitas sosial budaya.

Rektor turut mengingatkan peran strategis Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran agar mutu tidak berhenti pada dokumen, melainkan menjadi budaya yang hidup dalam praktik sehari-hari. Adapun Satuan Pengawas Internal diharapkan mampu menjaga tata kelola institusi tetap bersih, transparan, dan akuntabel.

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan institusi berjalan pada rel yang benar dan berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dalam semangat kebersamaan dan sinergi menghadapi berbagai tantangan ke depan, seperti akreditasi, transformasi kelembagaan, internasionalisasi, serta penguatan relevansi seni di tengah masyarakat.

“Semua tantangan itu hanya dapat kita hadapi jika kita bergerak bersama sebagai satu tubuh institusi,” pungkas Bondet Wrahatnala.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik ISI Surakarta, Dr. Drs. H. Muhammad Arif Jati Purnomo, M.Sn., usai pelantikan menyampaikan jabatan diemban merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Pada prinsipnya, jabatan ini adalah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika. Dengan meningkatkan layanan dan sinergi antarpimpinan, kami optimistis ISI Surakarta mampu bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka lainnya,” ungkapnya.

Muhammad Arif Jati Purnomo juga menekankan, peningkatan kualitas layanan dan tata kelola diharapkan berdampak pada meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap ISI Surakarta. (elv)