Titiek Soeharto memotong pita bersama Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun sebagai tanda peresmian patung Jendral Besar HM Soeharto di Markas Brigade Infanteri 6/TSB/2 Kostrad, Minggu (01/03/2026)
SUKOHARJO, solotrust.com - Patung Jenderal Besar TNI HM Soeharto diresmikan di Markas Brigade Infanteri 6/TSB/2 Kostrad, Minggu (01/03/2026). Peresmian dipimpin Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun bersama Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal Titiek Soeharto sebagai perwakilan keluarga Cendana.
Keberadaan patung Jenderal Besar TNI HM Soeharto ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya dalam perjalanan sejarah TNI Angkatan Darat, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang juga merupakan mantan pejabat Danbrigif 6/TSB.
Dalam sambutannya, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad dan Brigif 6, khususnya atas komitmen dalam menjaga nilai-nilai perjuangan, disiplin, serta semangat pengabdian yang telah diwariskan Jenderal Besar Soeharto.
“Patung ini bukan sekadar monumen, melainkan pengingat bagi generasi penerus untuk terus menanamkan jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kecintaan kepada Tanah Air dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, menegaskan peresmian patung ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Diresmikannya patung Jenderal Besar HM Soeharto di Brigif 6/TSB/2 Kostrad, diharapkan nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara senantiasa terpatri serta menjadi inspirasi bagi generasi prajurit TNI, kini dan di masa yang akan datang," tegasnya
Rangkaian peresmian patung Jenderal Besar HM Soeharto ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan penandatanganan prasasti, prosesi pengguntingan pita, serta pembukaan selubung patung oleh Titiek Soeharto bersama panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Museum Brigif 6 dan peninjauan pangkalan satuan. (joe)
