Screenshot rekaman video memperlihatkan Anies Baswedan berfoto dengan tiga anggota intel Kodim Karanganyar

KARANGANYAR, solotrust.com - Video viral di media sosial memperlihatkan aksi mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinarasikan memergoki intel saat berada di rumah makan Soto Mbok Giyem di Karanganyar. Dikutip lewat unggahan akun Instagram @sisiterang.official, terlihat Anies Baswedan kala itu malah mengajak tiga pria dinarasikan sebagai intel untuk berfoto bareng.

“Daripada sembunyi-sembunyi to, kita enakan foto bareng mas,” kata Anies Baswedan dalam video viral itu.

Setelah diajak foto, ketiganya pun langsung berbaris di samping Anies Baswedan. Mereka turut mengaku sebagai anggota TNI. Pria berkaus merah dari Korem, lalu dua pria lainnya mengaku dari Kodim.

Dalam video itu, Anies Baswedan bilang dirinya selalu mendapatkan pengawalan aparat militer.

“Saya ke mana-mana sekarang sering dijagain. Terima kasih, salam buat komandannya ya,” bilang Anies Baswedan, usai berfoto dengan tiga pria tersebut.

Sementara itu, menanggapi video viral beredar di media sosial, Kepala Penerangan Kodam  (Kapendam) IV/Diponegoro, Kolonel Andy Soelistyo, mengatakan pihaknya mengakui tiga pria dalam video merupakan anggota intelijen atau intel Kodim Karanganyar.

“Sesuai data yang kami terima sebelumnya bahwa mereka adalah mitra, dan itu kami ralat. Selanjutnya untuk meralat keterangan awal yang saya sampaikan dan kami klarifikasi, bahwa dari hasil pengecekan ulang dan pendalaman, kami sampaikan bahwa benar tiga orang yang berfoto dengan Bapak Anies adalah anggota intel Kodim Karanganyar,” ungkapnya, Rabu (04/02/2026).

Kolonel Andy Soelistyo menegaskan, para anggota intel itu berada di lokasi murni untuk makan siang setelah menjalankan tugas. Pertemuan dengan Anies Baswedan terjadi secara kebetulan dan foto bersama dilakukan atas ajakan sang mantan gubernur.

“Saat dikonfirmasi, anggota menyampaikan bahwa keberadaan mereka di warung Soto Mbok Giyem adalah murni sekadar untuk makan siang dan hanya kebetulan saja. Ketiganya kemudian diajak foto dengan Bapak Anis,” kata Kolonel Andy Soelistyo.

Kapendam kembali menegaskan tak ada maksud maupun kepentingan dari ketiga anggota intel itu untuk melakukan pengawasan khusus. Selain itu, Anies Baswedan saat ini juga tidak memiliki status khusus yang memerlukan pengamanan atau pemantauan.

“Saya sampaikan bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota intel tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies. Kami sampaikan juga bahwa saat ini Bapak Anies merupakan masyarakat biasa,” pungkas Kolonel Andy Soelistyo. (joe)