Ilustrasi (Foto: Pixabay/davidlee770924)

SOLO, solotrust.com - Okupansi alias tingkat keterisian kamar hotel-hotel di Kota Solo kian tinggi menjelang Lebaran tahun ini. 
 
Ya, tak hanya diisi para pemudik, kamar di sejumlah hotel juga dihuni para pelancong yang ingin menikmati libur Hari Raya Idulfitri di Kota Bengawan. 
 
Seperti halnya di Hotel Ramada Suites, menjelang Lebaran membukukan angka kenaikan permintaan kamar hotel. 
 
Marketing communication hotel setempat, Kama Kharisma Wisesa, menyebut sejak awal Ramadan permintaan booking kamar sudah mencapai 40 persen. 
 
“Sudah ada kenaikan, mungkin sudah sekitar 40 persen terisi oleh bookingan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
 
Soal tarif, Kama Kharisma Wisesa tak memungkiri di momen peak season seperti Lebaran ini ada kenaikan dari biasanya. 
 
“Harga pasti berbeda ya untuk harga di malam Lebaran,” imbuhnya.
 
Kondisi tak jauh berbeda juga dialami Lorin Solo Hotel. Hotel berbintang lima ini selalu ramai tamu saat Lebaran.
 
Menurut General Manager Lorin Solo Group, Heri Haryosa, pihak hotel telah mempersiapkan beberapa program khusus untuk memeriahkan momentum Ramadan dan Lebaran, salah satunya acara buka puasa bersama.
 
"Ternyata ini antusiasnya lumayan ya. Ini yang menolong cashflow kami saat ini sebab kalau secara tingkat hunian pada saat awal boleh dibilang hanya 30 persen saat puasa, meskipun saat ini sudah berangsur naik," ucapnya baru-baru ini.
 
Heri Haryosa mengaku sempat khawatir dengan munculnya kebijakan pemerintah, instansi pelat merah tak boleh menggelar acara buka puasa bersama di hotel. 
 
Namun untungnya, hal itu tidak berdampak pada jumlah kunjungan. Banyak pengunjung memesan atas nama personal dan keluarga telah membantu meningkatkan jumlah kunjungan hotel.
 
Sementara untuk mengantisipasi lonjakan tamu menjelang Lebaran, berbagai persiapan telah dilakukan Lorin Solo Hotel. Hal itu tentu saja tak lepas dari tingginya antusias masyarakat berlibur di Kota Solo. 
 
Menurut Heri Haryosa, okupansi saat Lebaran nanti tercatat sudah sekira 80 persen, baik di Lorin Solo Hotel maupun Syariah Solo Hotel.
 
"Jadi waktu di awal okupansinya masih sedikit low, kami lakukan maintenance. Added value kami tingkatkan lagi, mulai dari merapikan bagian depan, fasilitas sarana dan prasarana, kolam renang, dan yang lainnya,” urainya. 
 
Heri Haryosa menyebut, pada momen Lebaran rata-rata untuk kamar kelas suite room sudah habis dipesan. Pasalnya, banyak tamu datang dari segmen keluarga.
 
*) Reporter: Kevin/Rahma