Solo Batik Fashion (SBF).
SOLO, solotrust.com- Solo Batik Fashion (SBF) kembali digelar dengan membawa semangat memperkenalkan kekayaan batik dari berbagai daerah di Indonesia. Memasuki penyelenggaraan ke-18, ajang tahunan ini mengusung tema “Nusantara” dan dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Graha Wisata Niaga, kawasan Taman Sriwedari, Solo.
Tidak hanya menghadirkan desainer dan rumah batik ternama, SBF 2026 juga membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas di bidang mode. Sejumlah institusi pendidikan, mulai dari sekolah menengah kejuruan (SMK) hingga sekolah luar biasa (SLB), turut dilibatkan dalam pergelaran tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyonomengatakan, SBF 2026 tidak hanya berorientasi pada promosi industri fesyen, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pengembangan kreativitas generasi muda.
“Tahun ini ada yang istimewa dari SBF. Tidak hanya mengusung dan mengajak nama-nama terkenal saja, tetapi ada kepedulian tentang pendidikan. Nanti akan ada koleksi dari anak-anak SMK hingga adik-adik SLB,” tuturnya.
Sejumlah institusi pendidikan yang terlibat di antaranya Desain Mode Universitas Sebelas Maret (UNS), SMKN 4 Solo, Primasana dari SMKN Pacitan, serta DIKSUS SLB.
Mereka akan menampilkan karya bersama desainer profesional dan sejumlah merek batik yang telah dikenal luas. Keterlibatan tersebut diharapkan memberikan kesempatan bagi pelajar untuk memperkenalkan kreativitas sekaligus mengenal industri fesyen secara lebih dekat.
SBF 2026 juga menghadirkan karya desainer dan rumah batik, antara lain Batik Danar Hadi, Hadinata Batik, Batik Riana Kesuma, Purana by Nomita Respati, dan House of Hasto. (add)
