Peninjauan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kabupaten Sragen

SRAGEN, solotrust.com - Kabupaten Sragen mendapatkan kucuran dana sekira Rp92 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur air bersih. Sebanyak 964 sambungan rumah (SR) baru ditargetkan terpasang gratis di sembilan desa meliputi Desa Kedawung, Karangpelem, Celep di Kecamatan Kedawung, kemudian Desa Jirapan dan Krebet di Kecamatan Masaran, serta beberapa desa penyangga yang dilalui jalur instalasi perpipaan. 
 
Pembangunan infrastruktur air bersih merupakan bagian dari Program Nasional Pemanfaatan Sumber Air dari Waduk Gondang di Kabupaten Karanganyar. Terhitung sejak 18 Juni 2026 hingga 9 Desember 2027, infrastruktur instalasi perpipaan dan instalasi pengolahan air (IPA) dibangun lewat rekanan PT Gala Karya Gresik untuk layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sragen.
 
Kepada awak media, Project Manager PT Gala Karya Gresik, RB Surjo Atmodjo, mengatakan proyek infrastruktur air bersih dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp92 miliar. Pembangunan infrastruktur ini merupakan lanjutan dari proyek sebelumnya, yakni pembangunan infrastruktur dari Waduk Gondang ke reservoir yang ada di Mojokerto, Kedawung, Sragen.
 
"Intalasi distribusi air sampai ke sambungan rumah (SR) panjangnya 21 kilometer meliputi sembilan desa. Debit air baku dari Waduk Gondang yang akan diolah dalam IPA kapasitasnya seratus liter per detik. Idealnya dengan debit air tersebut bisa untuk 8.000 sambungan rumah," sebutnya, Jumat (02/10/2026).
 
RB Surjo Atmodjo menerangkan, instalasi air baku sudah dibangun Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dari Waduk Gondang ke IPA di Mojokerto dengan melewati dua bak. Dalam pengembangan PDAM, idealnya mulai menggunakan air permukaan karena debit air dari sumur dalam semakin berkurang.
 
“Calon pelanggan by name dan by address sudah dari PDAM Sragen. Nantinya untuk SR ke rumah-rumah gratis karena merupakan program pemerintah," tambahnya.
 
Pembangunan IPA sendiri menggunakan struktur beton dan dapat dioperasionalkan secara otomasi sehingga dapat menekan biaya produksinya serta kualitas airnya lebih baik. RB Surjo Atmodjo menargetkan proyek infrastruktur air bersih bisa melayani 964 sambungan rumah pada 2027. 
 
Dengan infrastruktur yang dibangun dan suplai air baku dari Waduk Gondang, ketersediaan air bersih PDAM kepada masyarakat akan lebih terjamin dan kontinu. (wah)